Minggu, 15 Mei 2016

Sejarah Awal Dibangunnya Negara Swiss

Swiss adalah salah satu negara yang berada di kawasan Eropa Tengah. Negara ini telah ada sejak tahun 1291 dimana pada awalnya terdiri dari tigakanton hutan, Ury, Schwyz dan Unterwalden. Kanton sendiri merupakan suatu wilayah atau daerah seperti negara bagian atau provinsi. Akan tetapi pada negara ini untuk setiap kanton memiliki kedaulatannya masing-masing. Sampai dengan akhir abad 18, kanton yang ada di Swiss terus bertambah. Baru setelah tahun 1848 Swiss menjadi suatu negara tunggal, setelah negara ini mengadopsi konstitusi federal, yang pada masa sebelumnya berbentuk konfederasi dan lebih menyerupai serikat bangsa-bangsa daripada sebuah negara tunggal.
Sejarah Awal Dibangunnya Negara Swiss


Suku pertama yang diketahui di daerah ini adalah anggota budaya Hallstatt dan La T�ne. Budaya La Tene tumbuh dan berkembang selama Abad Besi akhir dari sekitar tahun 450 SM, kemungkinan dengan beberapa pengaruh dari peradaban Yunani dan Etruska. Salah satu kelompok suku terpenting di kawasan Swiss adalah Helvetii. Pada tahun 15 SM, Tiberius I, yang akan dicalonkan sebagai Kaisar Romawi yang ke-2, dan saudaranya Drusus, menaklukkan Pegunungan Alpen, menggabungkan mereka ke Kekaisaran Romawi. Daerah yang dihuni oleh suku Helvetii � yang kemudian menurunkan nama Confoederatio Helvetica � awalnya menjadi bagian Provinsi Gallia Belgica Romawi dan kemudian ke Germania Superior, sementara bagian timur Swiss modern digabungkan ke Provinsi Raetia.

Di Abad Pertengahan Awal, dari abad ke-4, perpanjangan arah barat Swiss modern menjadi wilayah Raja Burgundia. Suku Alemani menempati dataran tinggi Swiss pada abad ke-5 dan lembah Alpen pada abad ke-8, membentuk Alemania. Swiss modern kemudian terbagi antara Kerajaan Alemannia dan Burgundia. Keseluruhan kawasan itu menjadi bagian Kekaisaran Frankia di abad ke-6, menyusul kemenangan Chlodwig I atas Alemanni di Tolbiac pada tahun 504, dan kemudian bangsa Frankia mendominasi Burgundia.

Dari tahun 561, Raja Guntram dari Merovingia, cucu Chlodwig I, mewarisi Kerajaan Burgundia Frankia, yang membentang dari barat hampir sejauh Sungai Rhein. Di timurnya, suku Alamanni diperintah di bawah kadipaten nominal di Frankia, karena bangsa Frankia mengisi kekosongan akibat menurunnya pencapaian Bizantium Romawi ke barat. Dari masa ini, bangsa Frankia sedang mulai membentuk watak tritunggal yang akan mencirikan sisa sejarahnya. Daerah ini secara lebih lanjut terbagi atas Neustria di barat (yang hanya disebut sebagai Frankia pada masa itu; nama Neustria tidak muncul dalam tulisan hingga 80 tahun kemudian), Austrasia di timur laut dan Burgundia.

Sepanjang sisa abad ke-6 dan awal abad ke-7, kawasan Swiss berada di bawah hegemoni Frankia, dengan bangsa Frankia yang banyak diselimuti dengan perselisihan tentang masalah suksesi di antara sub-kerajaan Frankia (yang para rajanya masih bertalian darah). Pada tahun 632, menyusul kematian Chlothar II, seluruh wilayah Frankia dipersatukan dalam masa yang singkat di bawah Dagobert I, yang disebutkan sebagai raja terakhir Merovingia yang bisa melaksanakan tugas kerajaan. Di bawah Dagobert I, Austrasia beragitasi untuk pemerintahan sendiri sebagai alat menghadapi pengaruh Neustria, yang mendominasi mahkamah kerajaan. Dagobert dipaksa oleh aristokrat Austrasia yang kuat untuk mengangkat anaknya yang masih bayi, Sigibert III, sebagai raja bawahan Austrasia pada tahun 633. Kelemahan pemerintahan baru itu menjadi nyata, dan memimpin mereka yang ditundukkan oleh bangsa Frankia yang mempertimbangkan untung-rugi pemberontakan. Setelah Sigibert III menderita kekalahan militer di tangan Radulf, Raja Th�ringen pada tahun 640, suku Alemani juga memberontak terhadap kekuasaan Frankia. Masa kemerdekaan Allemani berikutnya berlangsung kurang-lebih hingga pertengahan abad ke-8.

Wali Istana telah diangkat oleh Raja Frankia sebagai pejabat pengadilan sejak awal abad ke-7 untuk bertindak sebagai penengah antara raja dan rakyat. Namun, menyusul kematian Dagobert I pada tahun 639, dengan pewaris mahkota yang masih balita di Neustria (Chlodwig II�berusia 2 tahun) dan Austrasia (Sigibert III�berusia sekitar 4 tahun), para pejabat tersebut mendapatkan kekuasaan yang lebih besar, akhirnya mengakhiri kekuasaan penguasa Merovingia, dan mengambil alih tahta Frankia sendiri. Langkah pertama diambil oleh Wali Istana Austrasia, Grimoald I, yang meyakinkan Sigibert III yang tak beranak untuk mengadopsi puteranya sendiri Childebert si Anak Pungut sebagai pewaris tahta.

Di saat yang sama di istana Neustria, Wali Istana Erchinoald, dan penggantinya, Ebroin, juga bertambah kekuasaannya di belakang Chlodwig II, dan penggantinya Chlothar III. Ebroin mempersatukan kembali Kerajaan Frankia dengan mengalahkan dan mendepak Childebert (dan Grimoald) dari Austrasia pada tahun 661.

Putera bungsu Chlothar III, Childerich II ditabalkan sebagai Raja Austrasia, dan bersama-sama mereka memerintah negeri. Ketika Chlothar III meninggal pada tahun 673, Childerich II menjadi raja seluruh negeri, berkuasa dari Austrasia, hingga saat ia dibunuh 2 tahun kemudian oleh anggota elit Neustria. Setelah kematiannya, Theuderich III, putra Chlodwig II, naik tahta, berkuasa dari Neustria. Ia dan wali istananya Berchar, menyatakan perang atas Austrasia, yang dikuasai oleh Dagobert II, putra Sigibert III, dan Pippin dari Heristal (Pippin II), Wali Austrasia. Theuderich and Berchar dikalahkan oleh Pippin dalam Pertempuran Tertry (687), yang setelah itu Pippin diangkat sebagai satu-satunya Wali segenap bangsa Frankia, menyatakan diri sebagai Adipati dan Pangeran segenap bangsa Frankia. Pippin adalah hasil perkawinan 2 wangsa yang kuat; Wangsa Pippin dan Arnulf. Kemenangannya di Tertry menandai akhir kekuasaan Merovingia.

Pippin kembali merasakan kemenangan militer dalam kampanye membawa kembali bangsa Frisia di pesisir utara Eropa kembali ke kontrol bangsa Frankia. Antara tahun 709-712, ia berperang dalam kampanye serupa terhadap Alemanni, termasuk yang di perbatasan Swiss sekarang, dan berhasil mendudukkan lagi penguasa Frankia, yang pertama sejak pemberontakan Alemanni pada tahun 640. Namun, kendali bangsa Frankia atasnya dan daerah sekitar lainnya hilang ketika perang perebutan tahta di antara bangsa Frankia meletus menyusul kematian Pippin pada tahun 714.

Perang tersebut merupakan kelanjutan dari persaingan Neustria-Austrasia yang tak berakhir. Putera Pippin yang lahir di luar nikah, Karl Martell (anak dari kekasih Pippin Chalpaida), telah dinyatakan sebagai Walikota Austrasia oleh bangsawan Austrasia bertentangan dengan janda Pippin, Plektrudis, yang lebih memilih cucundanya Theudoald yang berusia 8 tahun, untuk diangkat. Neustria menyerang Austrasia di bawah Chilperich II yang telah diangkat oleh rakyat Neustria tanpa persetujuan bangsa Frankia lainnya. Titik balik perang terjadi di Pertempuran Ambleve, ketika Karl Martell mengalahkan pasukan bangunan Neustria dan Frisia di bawah Chilperich II dan Walikota Raganfrid dengan menggunakan siasat yang jitu dan tak biasa. Karl menghantam ketika pasukan Neustria sedang berbaris pulang setelah kemenangan di K�ln atas Plektrudis dan anaknya Theudoald.

Dari tahun 717, Karl telah menegaskan keunggulannya, dengan kemenangan atas Neustia dalam Pertempuran Vincy, kemudian mengawali kekuasaan Karolingia atas Kekaisaran Frankia.

Setelah tahun 718, Karl, yang merupakan komandan yang ulung, memulai serangkaian perang untuk memperkuat dominasi bangsa Frankia atas Eropa Barat, yang termasuk membawa kembali bangsa Alemannia ke bawah hegemoni bangsa Frankia, dan malah, pada tahun 720-an, memaksa beberapa unsur Alemannia ikut serta dalam perangnya terhadap tetangga mereka di timur, Bayern.

Namun, Alemania tetap gelisah, dengan Adipati Lantfrid di akhir 720-an, mengungkapkan kemerdekaan dengan mengeluarkan revisi hukum bangsa Alemania. Karl menyerang lagi pada tahun 730 dan menaklukkan bangsa Alemania dengan senjata.

Karl mungkin banyak dikenal karena menghentikan gerak maju bangsa Arab ke Eropa Barat dalam Pertempuran Tours pada tahun 732.

Ketika Karl meninggal pada tahun 741, dominion atas Frankia terbagi antara kedua putranya dari pernikahan pertama, yakni Pippin si Cebol dan Karlmann. Karlmann diberikan Austrasia, Alemania dan Th�ringen, sementara Pippin mengambil kendali atas Neustria, Provence dan Burgundia (termasuk Swiss Barat sekarang).

Dari tahun 743, Karlmann bersumpah untuk menegakkan kendali yang lebih besar atas Alemania, dan akhirnya mengakibatkan penangkapan, penahanan, dan eksekusi beberapa ribu bangsawan Alemani dalam pengadilan berdarah di Cannstatt, 746.

Karlmann mundur ke biara pada tahun 747, meninggalkan Pippin mendapatkan tahta Frankia (setelah pemungutan suara di kalangan bangsawan) pada tahun 751. Lebih lanjut, Pippin memperkuat kedudukannya dengan membentuk sebuah persekutuan, pada tahun 754, dengan Paus Stefanus II, yang kemudian sepenuhnya datang ke Paris untuk memberikan upacara perminyakan suci atasnya sebagai raja di Basilika St. Denis. Pada gilirannya, Pippin menundukkan Lombardia dan memberi sumbangan untuk Keeksarkaan Ravenna dan menduduki daerah sekitar Roma untuk gereja. Ini merupakan titik balik dalam sejarah Gereja Katolik Roma dan Eropa Barat, karena kemudian memberi pertanda pada peristiwa di bawah Charlemagne yang menuju pembentukan Kekaisaran Romawi Suci. Dinyatakan bahwa Paus Stefanus II menangguhkan Sumbangan Konstantinus yang dipalsukan selama perundingannya dengan Pippin. Sumbangan itu merupakan titah kekaisaran yang dipalsukan untuk diakui dikeluarkan oleh Konstantinus untuk menghadiahi dominion kepada Paus Silvester I dan semua penggantinya atas daerah yang tak hanya Kekaisaran Romawi Barat, namun juga semua bagian Yudea, Yunani, Asia, Trakia, dan Roma.

Pada saat kematian Pippin pada tahun 768, Kekaisaran Frankia diwariskan kepada putranya Charlemagne dan Karlmann I. Karlmann menarik diri ke biara dan meninggal tak lama setelahnya, meninggalkan Karl, kemudian dikenal sebagai Charlemagne yang legendaris, sebagai penguasa Frankia satu-satunya. Charlemagne mengembangkan kedaulatan Frankia untuk memasukkan Sachsen, Bayern, dan Lombardia di Italia Utara dan ia mengembangkan kekaisarannya ke daerah Austria sekarang dan sebagian Kroasia. Ia menawari janji perlindungan Frankia yang terus-menerus kepada Frankia, dan ia memperlakukan biara sebagai pusat pembelajaran.

Charlemagne kemudian muncul sebagai pemimpin Kristen Barat.

Dari tahun 1200, dataran tinggi Swiss terdiri atas dominion Wangsa Savoia, Z�hringer, Habsburg dan Kyburg. Ketika Wangsa Kyburg jatuh pada tahun 1264, Habsburg di bawah Raja Rudolf I (menjadi kaisar pada tahun 1273) memperluas daerah kekuasaannya ke dataran tinggi Swiss.

FAKTA MENARIK NEGARA SWISS
  1. Swiss dikenal sebagai negara netral di dunia, namun tetap memiliki kerjasama internasional yang kuat.
  2. Swiss adalah negara pertama dan satu � satunya yang menerapkan sistem pemerintahan demokrasi langsung, yang melibatkan inisiatif konstitusional dan referendum.
  3. Swiss memiliki 26 Kanton, yang mana masing � masing bertindak sebagai sebuah negara, dengan konstitusi, legislatif, pemerintahan sendiri dan pengadilan.
  4. Majelis Fedral Memilih tujuh orang untuk menjadi �pemerintah�. Ketujuhnya berstatus menteri, mengepalai departemen, dan salah satunya menjadi presiden selama satu tahun secara bergantian.
  5. Swiss adalah negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari pegunungan Alpen.
  6. Ibukota negara Swiss bernama Bern.
  7. Kota Zurich merupakan kota terbesar di negara Swiss dan dinobatkan sebagai kota yang memiliki kualitas hidup terbaik di dunia pada tahun 2006 dan 2007.
  8. Kota Jenewa di negara swiss menjadi lokasi berbagai badan internasional seperti PBB, WHO, ILO, Sn INHCR.
  9. Bahasa resmi negara Swiss ada empat, yaitu bahasa Jerman, Perancis, Italia, dan Romansh.
  10. Nama Swiss dalam bahasa latin, Confoederatio Hevetica yang berarti konfederasi Helvetika.

Referensi :
https://adorableswiss03.wordpress.com/2014/03/22/sejarah-awal-negara-swiss/
http://www.suneducationgroup.com/country/swiss?lang=en
http://liquenao.blogspot.co.id/2015/06/fakta-menarik-negara-swiss.html

GLADIATOR, kisah sejarah petarung romawi yang sebenarnya

Kebanyakan informasi yang kita tahu mengenai gladiator selama ini ternyata tidak akurat, bahkan keliru. berbagai film, cerita, bahkan dokumentasi mengenai para petarung kuno ini dibuat hanya berdasarkan dari pengamatan terhadap fresco, lukisan atau peninggalan romawi lainnya. memang banyak yang menggambarkan suasana pertandingan tetapi sekedar gambar atau patung tidak mampu menjelaskan keseluruhan kisahnya secara lengkap.
gladiator fight
Contoh bayangan pertandingan Gladiator yang terlanjur populer

Penelitian terbaru terhadap makam para gladiator, arsip pertandingan dan catatan para pengurus yang terlibat ternyata menceritakan kisah yang jauh berbeda. seperti bagaimana pertarungan gladiator ternyata tidak selalu berakhir dengan kematian. bahkan rasio kemungkinan selamat bagi setiap petarung yang terlibat di dalam pertandingan bisa mencapai 90%.

Lho kok bisa? 

Karena sebenarnya inti dari pertarungan gladiator adalah hiburan dan bukan kematian. justru kematian dengan sekuat tenaga akan dihindari karena biaya pelatihan dan harga seorang gladiator begitu mahal dan setiap korban harus dibayar lunas oleh sponsor penyelenggara acara.

Hanya tokoh yang paling kaya dan berkuasa di romawi yang mampu membayar kematian seorang gladiator. umumnya hanya dilakukan dalam sebuah event besar atau khusus saja dan hal itupun hanya terjadi pada gladiator kelas bawah yang pertarungannya dinilai sangat buruk atau memalukan.

Pertarungan antar gladiator selalu dinilai karena dilakukan antara 1 lawan 1. walaupun ada pertandingan besar yang bisa melibatkan puluhan bahkan ratusan gladiator sekaligus di dalam arena, tetapi mereka selalu melakukannya antara 1 lawan 1. tidak ada istilah bertarung hingga last man standing tetapi cukup mengalahkan satu lawannya saja lalu bisa istirahat.
wasit gladiator
Perhatikan orang tua bertongkat, ia selalu hadir dalam setiap pertandingan sebagai... wasit

Mungkin yang paling membuat kaget adalah keberadaan wasit (summa rudis) pada pertandingan gladiator. pada setiap pertandingan wasit selalu hadir sebagai penengah. tugasnya untuk melerai dan menghentikan pertarungan apabila terlalu berbahaya, tidak adil atau berat sebelah. ia juga berfungsi untuk menghentikan pertarungan apabila waktu yang ditentukan sudah habis, antar 5, 10 atau 15 menit.

Pertarungan juga sarat dengan berbagai aturan sebagai balancing agar terlihat imbang dan menarik. tidak ada gladiator yang memakai peralatan, pelindung atau senjata seenaknya. semuanya diatur dengan ketat per kelas agar pertandingan menjadi berimbang bagi setiap petarung walaupun antar gladiator menggunakan senjata dan perlindungan yang berbeda jenis.

Masih mengenai aturan, ternyata setiap petarung bisa menyerah kapan pun mereka mau. dalam pertandingan ketika seorang gladiator sudah demikian terdesak atau kesakitan, ia bisa menjatuhkan senjatanya lalu memberi aba-aba untuk berhenti dan pertarungan akan dihentikan. fakta ini membuat pertarungan gladiator semakin mirip dengan olah raga tinju profesional modern daripada pertarungan hingga mati yang terkesan barbar.

Uniknya lagi pertarungan juga tidak 100% menegangkan. tiap gerakan akan diiringi dengan latar suara dari pemusik yang bekerja. seperti film yang ada suara latarnya, perlahan ketika baru dimulai, lalu semakin cepat ketika serangan mulai dilakukan. serangan yang dilancarkan dengan baik akan diiringi dengan suara trompet, dsb-nya agar memberikan efek yang dramatis. ini semua memang tujuannya untuk hiburan, berbahaya tetapi bukan panggung kematian.
wasit arena gladiator
Tongkat milik wasit digunakan untuk mengatur jarak antar petarung dan mengawal pertandingan

Bukankah mereka budak yang dikirim untuk mati?

Ini juga pemikiran yang keliru. pada kenyataannya sekitar 50% dari seluruh populasi gladiator adalah warga negara romawi sendiri. mereka begitu bersemangat menjadi gladiator karena berbagai alasan, ada yang menutup utang, mencari modal usaha, tetapi yang paling sering adalah karena ingin menjadi kaya dan terkenal bagaikan bintang film. para peminat lumrah meneken kontrak 1 hingga 5 tahun untuk menjadi calon gladiator.
latihan gladiator ludus
Suasana latihan gladiator tingkat lanjut di dalam Ludus, menggunakan senjata tumpul dari kayu

Bagi para budak menjadi gladiator bukanlah paksaan. bahkan lebih sering rebutan apabila ada kesempatan. walaupun besar risikonya tetapi sebagian budak justru sangat ingin menjadi gladiator karena merupakan jalan cepat menuju kebebasan atau kekayaan, sekaligus tiket keluar dari dunia perbudakan. high risk high return they said.

Sebagai gladiator seorang budak sekalipun bisa hidup nyaman dan mendapatkan bayaran besar. mereka tidak hidup di dalam sel seperti tahanan tetapi bagaikan atlet profesional dengan asrama bersih, kolam pemandian air hangat, sarana pijat dan berbagai sarana relaksasi. juga selalu ada dokter terbaik untuk memenuhi kebutuhan medis mereka.

Dari luka berat sampai soal keseleo atau gatal-gatal, setiap kebutuhan mereka akan selalu dipenuhi oleh pemilik rumah gladiator. tapi semua fasilitas itu hanya diberikan kepada petarung yang lulus proses seleksi (mirip audisi). sedangkan calon gladiator yang tidak lulus lamarannya akan ditolak dan dipulangkan/ dikeluarkan dari sekolah gladiator.
modern gladiator reenactor
Tubuh gladiator romawi mirip dengan pemeran modern, tidak besar berotot karena mereka adalah vegetarian

Diterima sebagai gladiator adalah sebuah tahapan kebebasan. setelah menunjukkan sedikit kesuksesan dalam arena mereka akan diperbolehkan menikah, membeli tempat tinggal sendiri dan membangun keluarga. memang tidak bebas 100% seperti warga romawi tetapi sudah jauh lebih baik daripada seorang budak rendahan. bayaran seorang gladiator untuk 1x pertandingan bisa sebesar gaji yang diterima oleh prajurit romawi dalam setahun.

Banyak gladiator yang hidup bagaikan bintang terkenal dan menerima bayaran sekedar untuk tampil sebagai tamu pada sebuah kegiatan, event atau pesta sosial. di sana mereka hanya beramah tamah, melayani sesi tanya jawab atau terlibat dalam hiburan kecil seperti adu panco s/d pertarungan gladiator kecil-kecilan. undangan selalu berdatangan dari berbagai kalangan tua, muda, pria dan juga wanita yang nge-fans dengan gladiator pujaan mereka.
gladiator di arena
Aura sebagai atlet profesional dan bintang terlihat dengan jelas pada lukisan, mereka bukan sekedar budak

Lha, kalau begitu kenapa mereka diceritakan identik dengan kematian?

Ada 2 jawaban.

Pertama bersumber dari sebuah kekeliruan antara gladiator dengan kriminal yang dieksekusi pada pembukaan perayaan. berbagai fresco menggambarkan sosok kriminal yang dibawa ke arena lalu bertarung dengan hewan buas. karena berada pada acara yang sama dan tempat yang sama maka dahulu terjadi kesalahan tafsir. kriminal dikira gladiator, padahal tidak. yang digambarkan oleh fresco sebenarnya adalah adegan eksekusi mati terhadap penjahat atau terpidana mati.

Berbeda dengan eksekusi mati yang biasanya dilakukan pada pembukaan perayaan. Gladiator sebagai bintang perayaan selalu mendapatkan jam tayang utama. mirip dengan bagaimana pertandingan tinju berlangsung. selalu dibuka dengan pertandingan atlet yang belum dikenal sebelum akhirnya sampai ada puncak acara antara petinju papan atas.

Kedua, risiko terluka oleh senjata tajam yang tentu bisa berakibat fatal. walaupun ada wasit dan memiliki dokter terbaik tetapi satu kesalahan gerak atau terlambat dalam menangkis serangan bisa berakhir dengan luka yang tidak dapat diobati. belum lagi pada acara besar seringkali tuntutannya demikian tinggi untuk memberikan pertarungan yang menakjubkan sehingga sponsor kadang meminta tema pertarungan "hingga mati" yang termasuk langka.
Priscus dan Verus, Gladiator
Priscus dan Verus, paling terkenal dalam sejarah Gladiator, keduanya adalah sahabat dan berduel di final

Menariknya sejarah mencatat bahwa lebih banyak pertandingan yang berakhir dengan hasil draw atau seri. seperti pada kasus Priscus dan Verus yang terdokumentasi dengan baik pada final perayaan pembukaan Colosseum di Roma. kedua petarung menunjukkan pertarungan yang terbaik dan habis-habisan sehingga penonton bisa puas walaupun hasilnya adalah imbang.

Sebelum bertarung keduanya merupakan sahabat sebelum salah satunya ditransfer (seperti atlet bola) ke rumah gladiator lainnya. tidak disangka Priscus dan Verus bertemu di final sebagai lawan dan diminta bertarung hingga mati. mereka bertarung layaknya profesional dengan sepenuh tenaga habis-habisan. pertarungan berjalan keras namun keduanya terlihat sama kuat walaupun saling terus menyerang tanpa ada yang mau mengalah.

Pada akhirnya pertandingan tidak lagi dapat dilanjutkan sehingga wasit menyetop keduanya. kaisar Titus memutuskan pertandingan berakhir imbang. walaupun temanya adalah bertarung hingga mati tetapi ia justru membebaskan keduanya sebagai tanda kebesaran hatinya. keputusan tersebut sejalan dengan hati dan pikiran penonton yang juga ikut merasa puas.

Mungkin ada yang bertanya, "mengapa dibebaskan?" karena publik romawi bisa terpuaskan tanpa perlu korban atau pertumpahan darah. bagi Romawi jerih payah, usaha keras dan keberanian adalah nilai yang dijunjung tinggi dan dianggap terhormat. siapapun yang menunjukkan memiliki nilai-nilai tersebut akan dihargai tanpa mempedulikan status, jabatan, asal atau kepercayaannya.
pertempuran antar gladiator
Pertarungan yang baik melibatkan usaha yang maksimal bahkan mati-matian untuk meraih kemenangan

Gladiator yang dianggap berhasil mempertontonkan nilai-nilai tersebut secara langsung dalam arena dinilai pantas menjadi warga kehormatan romawi. dengan hadiah simbolis berupa pedang kayu bernama Rudis seorang gladiator yang beruntung bisa mendapatkan kebebasannya.

Bagi yang kurang beruntung setelah melalui sejumlah pertarungan bisa membeli dirinya sendiri. mereka pun bisa menawar karena setelah usia tertentu dan dengan beberapa luka mereka menjadi petarung yang tidak lagi produktif sehingga harganya menurun. rumah gladiator selalu bersedia asalkan harganya cocok untuk menutupi ongkos pemeliharaan dan pendidikan mereka.



Referensi
http://www.bbc.com/news/education-29723384
https://www.smithsonianmag.com/videos/category/history/surprise-gladiators-were-vegetarians/
https://www.thoughtco.com/rudis-symbol-of-gladiators-freedom-118423
https://en.wikipedia.org/wiki/Colosseum
https://en.wikipedia.org/wiki/Gladiator
https://en.wikipedia.org/wiki/Ludi
https://en.wikipedia.org/wiki/Priscus_(gladiator)
https://en.wikipedia.org/wiki/Verus_(gladiator)
https://en.wikipedia.org/wiki/Retiarius
https://en.wikipedia.org/wiki/Murmillo
https://en.wikipedia.org/wiki/Secutor
https://en.wikipedia.org/wiki/Titus


Sabtu, 14 Mei 2016

ROBIN HOOD, Kisahnya Dalam Sejarah

Sosok Robin Hood disebutkan hidup di Inggris pada masa pemerintahan raja Richard Lionheart. walaupun dikenal sebagai legenda atau cerita rakyat tetapi banyak pihak yang mengklaim bahwa Robin Hood bukan sekedar tokoh rekaan semata melainkan betulan ada dalam sejarah. disebut beberapa nama ada kemiripan dengannya juga ada sebuah makam yang dipercaya merupakan tempat peristirahatan terakhirnya. tetapi apakah semua klaim di atas benar adanya?
robin hood in film
Film Robin Hood Prince of Thieves laku keras dan membuatnya populer secara internasional

Melihat dari catatan sejarah, bukti tertua yang pertama kali menyebutkan nama Robin Hood (dengan sedikit perbedaan tulisan) hadir dalam bentuk lirik lagu (ballad) yang merupakan media hiburan populer pada abad pertengahan. dalam lirik lagu tersebut diceritakan tentang seorang tokoh pelanggar hukum yang banyak membuat onar dan berbagai kejahatan. anehnya nama tersebut tidak pernah muncul dalam sejarah resmi kerajaan seperti halnya kriminal besar di jamannya.

Sebaliknya ditemukan fakta sejarah bahwa nama robin hood sebenarnya merupakan bahasa slang atau sebutan bagi semua jenis penjahat yang tidak dikenal. entah pencuri, copet, rampok atau pembunuh sekalipun apabila tidak dikenal maka diberikan identitas robin hood kepadanya. asal sebutan Robin sendiri berasal dari Robbing yang berarti perampokan, sedangkan Hood, Hod atau Hoode berkonotasi dengan penyamaran atau kebohongan.

Mengapa sampai perlu repot-repot kasih nama Robin Hood kepada penjahat? untuk alasan praktis ketika ngisi berbagai laporan tentang tindak kriminal. misal ketika ada pencuri yang tertangkap dan tewas dihakimi massa, maka pihak berwajib akan mencatat, "seorang pria bernama Robin Hood, tewas ketika mencuri di tempat, tanggal, sekian-sekian."
tulisan kisah robin hood tertua
Salah satu tulisan mengenai sosok Robin Hood yang paling tua dalam sejarah Inggris

Nama yang sama juga akan digunakan pada kayu nisan dan buku kematian apabila diperlukan. pemberian nama ini murni sebagai identifikasi atau alat bantu pencatatan, sama seperti bagaimana di jaman modern kepolisian amerika menggunakan nama alias John Doe untuk semua jenazah yang ditemukan tanpa identitas. nama tersebut lumrah digunakan pada semua dokumen penyidikan sampai identitas korban berhasil ditemukan.

Balik lagi pada kisah ballad yang mempopulerkan sosok Robin Hood, pada awalnya ia diceritakan sebagai seorang perampok kejam yang tidak segan-segan membunuh anak kecil dalam aksinya. sangat berbeda dengan sosok pencuri baik hati yang kita kenal sekarang ini. kisah ini lambat laun berubah karena ketidaksukaan masyarakat terhadap petinggi kerajaan Inggris yang semakin lama semakin otoriter dan semena-mena.

Perubahan Robin Hood dari penjahat menjadi pahlawan secara spesifik disebabkan oleh kemunculan forest law (hukum perhutanan) yang merugikan bagi rakyat. hukum baru tersebut menyebutkan bahwa hutan di Inggris dan segala isinya adalah milik Kerajaan. sebagai konsekuensinya penduduk yang tinggal di sekitar hutan sekalipun sekarang tidak lagi diperbolehkan untuk berburu, mengambil buah liar bahkan mengambil kayu bakar sekalipun.
pemusik balad abad pertengahan
Pemusik Balad yang memainkan kisah-kisah seperti Robin Hood di bar, penginapan dan pusat keramaian

Pada masa sulit tersebut Robin Hood digambarkan sebagai sosok yang berani melawan hukum kerajaan, entah berburu, makan buah atau mengambil kayu bakar. ia menjadi populer karena perlawanannya begitu sehati dengan rakyat. tidak butuh waktu lama sebelum beragam versi lain tentang dirinya beredar luas di masyarakat. Robin Hood mulai dikisahkan bukan hanya mengambil hasil hutan tetapi juga merampok para pembesar yang kaya karena korupsi.

Tidak berhenti sampai di situ, kisah Robin Hood kemudian mulai ditambahkan elemen kebaikan, yakni membagi harta curiannya kepada orang miskin. hal ini membuat karakternya lebih kompleks daripada pembuat onar atau pencari keadilan belaka. sekarang ia adalah seorang pahlawan. kisahnya semakin komplit dengan kehadiran seorang tokoh wanita sebagai bumbu romantisme yang membuatnya semakin populer di berbagai kalangan tua dan muda.

Kisahnya tidak lekang dimakan jaman hingga hari ini. bahkan banyak fans beratnya yang mencoba mengaitkan sosok Robin Hood dengan pelaku sejarah betulan. hal ini sudah beberapa kali dilakukan tetapi hasilnya tidak konklusif. pada kebanyakan kasus tokoh-tokoh yang mereka ajukan sebagai Robin Hood ternyata memiliki catatan sejarah yang terlalu berbeda dengan kisah Robin Hood yang kita kenal sehingga klaimnya tidak meyakinkan.
raja richard lionheart bertemu dengan robin hood
Raja Richard meninggal dalam perjalanan pulang ke Inggris sehingga pertemuannya dengan Robin tidaklah nyata

Beberapa yang agak serius adalah usaha untuk mengaitkan Robin Hood dengan daftar nama anggota kerajaan yang ikut serta dalam rombongan raja Richard Lionheart ke tanah suci sesuai dengan kisahnya dalam legenda. pada catatan sejarah yang berkaitan memang ada beberapa tokoh yang namanya agak memiliki kesamaan lafal atau tulisan dengan Robin Hood, tetapi tetap saja kisah hidupnya banyak perbedaan atau hanya menawarkan sedikit kemiripan.

Sempat laris juga teori bahwa Robin Hood berasal dari golongan bangsawan yang menyamar dalam aksinya. memang ini adalah hal yang logis untuk melindungi keluarganya sehingga menggunakan nama alias ketika beraksi. tapi nyatanya beberapa tokoh yang diajukan sebagai Robin Hood yang asli pun setelah diperiksa lebih lanjut ternyata memiliki catatan peristiwa, tabiat dan perilaku yang tidak mirip dengan Robin Hood dalam legenda.

Misalnya apakah mungkin seorang tokoh yang tercatat beberapa kali melakukan penyiksaan terhadap rakyat kecil bisa dipercaya sebagai Robin Hood? sedangkan tokoh lainnya lagi diketahui pernah menaikkan pajak beberapa kali yang menyengsarakan rakyatnya sendiri. hal-hal di atas membuat banyak klaim mengenai sosok Robin Hood terkesan terlalu dipaksakan dan tidak logis.

Pada akhirnya seperti juga sosok King Arthur, karakter Robin Hood dipercaya oleh ahli sejarah sebagai sebuah kompilasi atau kumpulan berbagai kejadian dan tokoh sejarah yang berbeda. entah pelaku yang sejaman atau tidak, tokoh nyata atau fiksi, semuanya diceritakan sebagai satu tokoh bernama Robin Hood untuk keperluan medium cerita. bukan seorang yang nyata melainkan sebuah tokoh rekaan untuk tujuan narasi.
makam robin hood
Makam yang diklaim milik Robin Hood, ternyata kosong dan berasal dari jaman yang berbeda

Karenanya mau dicari sampai kapan pun tidak akan ketemu bukti fisiknya. seperti makam yang dipercaya milik Robin Hood ternyata berasal dari jaman yang berbeda. lebih parah lagi isinya kosong dan tidak terdapat adanya tanda-tanda geologis pernah dilakukan penggalian di sana. para ahli menyimpulkan bawah tanah tersebut tidak pernah diganggu baik digali ataupun digunakan untuk menyimpan apapun di dalam tanah.

Makam ini disinyalir dibangun oleh oknum abad pertengahan untuk mencari sensasi dan menarik kedatangan pengunjung atau peziarah ketempatnya. hal ini akan membawa aliran uang dalam bentuk donasi yang akan menghidupi kegiatan ekonomi di sekitarnya. kasus semacam ini dengan mengakui suatu makam berisi tokoh penting atau religus diketahui beberapa kali terjadi di eropa sehingga tidak mengherankan apabila terjadi juga di Inggris.

Semua hal di atas menunjukkan bahwa Robin Hood bukanlah seorang tokoh nyata. sayangnya masih ada pihak yang ngotot bahwa Robin Hood ataupun Arthur Pendragon betulan ada dan pernah hidup di dalam sejarah. padahal fiktif ataupun nyata sebenarnya tidak ada masalah, tidak akan banyak berpengaruh karena inti dari cerita atau pesan moral yang hendak disampaikan olehnya tetap tidak berkurang nilainya walaupun bukan merupakan fakta sejarah.


Referensi:
http://www.bbc.co.uk/history/british/middle_ages/robin_01.shtml
http://www.history.com/topics/british-history/robin-hood
http://www.robinhoodloxley.net/mycustompage0045.htm
https://en.wikipedia.org/wiki/John_Doe
https://en.wikipedia.org/wiki/Richard_I_of_England
https://en.wikipedia.org/wiki/Robin_Hood
https://en.wikipedia.org/wiki/Robin_Hood_and_the_Monk
https://en.wikipedia.org/wiki/The_Merry_Adventures_of_Robin_Hood

Jumat, 13 Mei 2016

Pasukan Garis Depan, Vanguard Troops

Vanguard troops adalah sebutan untuk pasukan terdepan. mereka adalah yang pertama maju, pertama bertemu lawan, dan pertama untuk bertempur. posisinya bisa di depan induk pasukan dalam satu formasi atau bergerak sendiri secara terpisah untuk memaksimalkan kecepatan dan daya kejut.

Pasukan garis depan ini tidak berfungsi sebagai sekedar pengintai atau pelopor tetapi sebuah kesatuan militer utuh dengan kekuatan tempur menyamai induk pasukan. terdiri dari prajurit pilihan yang berkemampuan di atas rata-rata dan kenyang pengalaman tempur.

Sementara pasukan utama bergerak perlahan dengan segala perbekalan dan logistik, vanguard mampu bergerak lebih dulu. karena tanpa beban maka dengan cepat mampu merebut posisi strategis ataupun beberapa kota kecil sebagai pembuka jalan bagi pasukan lainnya. mereka juga berfungsi sebagai pendobrak garis pertahanan dan seringkali menjadi penentu dalam perang.
elite roman army
Perang Gallia yang merusak banyak legiun romawi, tapi Legio X Fratensis favorit Caesar justru terbukti andal

Secara jumlah, pasukan elit ini jauh lebih kecil dibandingkan induk pasukan ataupun cadangan, tapi memiliki kekuatan tempur yang seringkali mendekati bahkan melebihi keseluruhan pasukan. kemampuan ini didapatkan karena pengalaman, pelatihan, dan perlengkapan yang jauh lebih baik.

Namun yang terpenting adalah motivasi, loyalitas dan kepercayaan diri untuk melawan musuh yang berjumlah jauh lebih besar. dalam perang mereka menjelma menjadi kekuatan inti dari sebuah kontingen militer. sebuah crack troop atau elite corps yang memiliki keahlian perang yang tidak dimiliki oleh pasukan lainnya.

Karena tingginya tuntutan keahlian, pengalaman serta kelengkapan peralatan yang harus dimiliki sehingga jumlah mereka hanya sebesar 10 - 30% dari total pasukan. dari 10 ribu orang maka besarnya pasukan vanguard sekitar 1,000 sd 3,000 jiwa. apabila total 100 ribu maka komposisinya sekitar 10 sd 30 ribu jiwa.

Baca juga : mitos pasukan 1 juta jiwa.
cavalry as vanguard
Kombinasi pasukan infantri dan kavaleri digunakan sebagai vanguard yang ideal

Karena komposisi di atas sedikit-banyak kita bisa memahami bahwa dalam kebanyakan pertempuran jumlah pasukan yang betulan bertempur sebenarnya tidak terlalu besar. dari ratusan ribu lawan ratusan ribu, tidak lantas semuanya hadir di satu tempat. tapi hanya beberapa belas ribu yang bergerak dan bertempur di titik-titik strategis.

Lantas apa gunanya induk pasukan?

Induk pasukan berguna untuk hal-hal yang membutuhkan kekuatan besar seperti pengepungan suatu kota, pembuatan tembok, camp markas militer, hingga penjagaan teritorial daerah yang sudah dikuasai. mereka juga mengurusi logistik sehingga menjamin tersedianya bahan makanan dan juga area aman untuk beristirahat. selain itu untuk mengganti dan merawat personil yang terluka.

Kemampuan pasukan vanguard seperti pisau bermata dua bagi panglimanya sendiri. walaupun bisa diperintahkan untuk bergerak cepat dan mengalahkan lawan yang jauh lebih besar, tetapi hal tersebut diperoleh dengan risiko kehilangan pasukan terbaik miliknya. apabila dihancurkan maka induk pasukan akan sangat kehilangan kemampuan tempur dan jatuh moralnya.
ambushed spartan
Barisan Sparta yang disergap dalam perjalanan

Dengan sebuah pancingan dan menggunakan kesempatan untuk memisahkan pasukan vanguard dari induk pasukan maka pasukan elit tersebut bisa dihancurkan. sebab walaupun kuat dan mampu membuat banyak kerusakan tapi tidak memiliki perbekalan ataupun cadangan yang banyak. apabila sudah kelelahan dan kelaparan maka yang terbaik pun bisa kalah oleh pasukan reguler.

Seni perang menyebutkan, "hancurnya pasukan terdepan akan selalu diikuti oleh hancurnya seluruh pasukan".

Statement bijak tersebut bukan hanya karena faktor rusaknya formasi ataupun moril semata tapi karena faktor rusaknya atau hilangnya pasukan elit yang tentunya sangat vital bagi keberhasilan suatu operasi militer. tanpa pasukan vanguard maka induk pasukan hanya tersisa pasukan reguler yang biasanya belum berpengalaman banyak dan motivasinya rendah karena moralnya sudah terganggu akibat kekalahan pasukan elitnya.

Perbedaan dari kemampuan tempur keduanya sangatlah besar terutama karena pengalaman dan motivasi. demikian juga soal loyalitas karena mereka belum terlalu lama mengabdi atau mengikuti sebagai prajurit maka mereka belum tentu bisa diharapkan untuk bertempur melawan musuh yang terlihat lebih baik atau berjumlah lebih besar.
spartan hoplites, leonidas
Raja Leonidas dari Sparta yang bertempur hingga orang terakhir

Hancurnya pasukan vanguard yang menyatu dengan induk pasukan dalam pertempuran seringkali menjadi sinyal bagi kebanyakan pasukan untuk melarikan diri atau menyerah daripada bertempur hingga orang terakhir. dalam hal ini hanya para tokoh dan jendral terbaiklah yang mampu mencegahnya.

Karisma atau kepemimpinan seorang panglima diuji dengan kemampuannya mengambil hati prajuritnya. entah dengan pemberian contoh, hidup di tengah-tengah mereka, atau dengan bersikap layaknya seorang ayah bagi anak-anaknya di masa damai. tentu dengan tetap memperhatikan disiplin dan peraturan militer.

Hal-hal di atas bisa membangkitkan tekad sehidup semati dalam diri pasukannya. kalau sudah begitu maka bukan hanya pasukan elit seperti vanguard, tapi seluruh pasukannya akan rela bertempur hingga titik darah penghabisan. dalam sejarah hal ini seringkali dengan sukses mencetak kemenangan gemilang.


Mengenal Kuda Perang, Charger & Destrier dalam Sejarah

Berbagai macam film kesatria eropa abad pertengahan seringkali menggambarkan sosok jagoan yang berpergian ke banyak tempat dengan mengendarai kuda perangnya. tidak hanya ke dalam pertempuran tetapi juga untuk plesiran ke desa, kota ataupun tempat keramaian lainnya. padahal hal tersebut merupakan pantangan yang sangat dihindari.

Sebab kuda perang atau disebut juga charger (destrier) bukanlah hewan jinak seperti yang kita lihat pada film. hasil ternakan dan perkawinan silang antar kuda stallion dan jenis lainnya ini justru sifatnya lebih mirip hewan liar daripada hewan yang jinak. mereka adalah sebuah alat transportasi yang berbahaya tetapi harganya setara dengan supercar di jaman modern.
knights in battle
Gambaran pertempuran antar mounted knights atau kavaleri berat

Sifat kuda dibiarkan tetap liar dan buas walaupun berbahaya karena dianggap membantu dalam situasi perang. sebab hewan jinak cenderung takut dengan manusia sehingga tidak bisa diharapkan berani menerjang prajurit lawan. satu-satunya pelatihan bagi kuda perang adalah kepatuhan dan disiplin terhadap perintah pemiliknya. asakan nurut maka mereka tidak dijinakan lebih jauh dan dibiarkan galak dan pemarah sesuai sifat aslinya.

Selain dari disiplin dan kepatuhan, kuda perang juga dibiasakan dengan suasana pertempuran. suara gemerincing baju pelindung, perisai, senjata tajam, teriakan perang, terompet, ataupun bunyi-bunyi khas lainnya tidak boleh membuat mereka takut. secara visual hewan tersebut juga dibiasakan dikelilingi atau diapit oleh ratusan prajurit bersenjata dan berseragam lengkap. hal ini membuat mereka tidak mudah panik ketika pertempuran dimulai.

Kuda perang diseleksi berdasarkan dari kemampuan dan kepatuhan mereka ketika diminta untuk menerjang maju ke arah kerumunan. digunakan semacam patung jerami dengan seragam, helm dan senjata yang realistik sebagai ganti barisan prajurit. dalam prosesnya sang kuda pantang terlihat ragu ketika menerjang. kuda yang masih ragu tidak akan digunakan karena berbahaya bagi penunggangnya, mereka akan kembali dilatih.

Dalam perang kekuatan fisik mereka yang besar akan menjelma menjadi elemen pendobrak jempolan yang mampu menerjang dan menembus barisan infantri lawan hingga ke barisan belakang. apabila tidak mampu menembus sekalipun mereka mampu menimbulkan kerusakan hebat pada formasi lawan yang sulit diperbaiki dalam waktu singkat. efek terbesarnya adalah menimbulkan rasa takut dan inferior kepada prajurit lawan sehingga mudah melarikan diri.
jousting tournament
Jousting sebagai sarana latihan berkuda kesatria eropa abad pertengahan

Semua kemampuan kuda perang di atas justru menjadi sangat berbahaya ketika sang kuda dibawa ke tempat selain dari medan pertempuran. di tempat keramaian seperti kota atau pedesaan sekalipun mereka bisa menjadi beringas hanya karena gangguan kecil sekalipun. pedagang, orang lewat ataupun anak-anak yang mencoba mendekat bisa ditabrak, didepak ataupun digigit olehnya. bukan hanya manusia, hewan lainnya seperti kuda atau kambing pun tidak lepas dari ancaman.

Luka yang ditimbulkan pun tidak main-main karena sang kuda termasuk besar dan kuat. satu depakkan bisa dengan mudah mengakibatkan luka berat atau kematian pada manusia. ditambah lagi dengan tempramen mereka yang memang buruk sebagai efek samping dari kawin silang sehingga kondisi emosinya sulit ditebak.

Kawin silang biasanya menitikberatkan pada fisik kuda saja yang berfisik prima, kekar, tinggi dan mampu berlari cepat. padahal seiring dengan berkembangnya sifat yang diinginkan maka cacat genetik bawaan hewan juga semakin menguat. karena itu kuda perang dikenal sebagai hewan yang rewel, mudah sakit, tempramental, dan suka pilih-pilih makanan.
european horse
Fisik kuda perang eropa dan asia tengah abad pertengahan dibandingkan dengan manusia

Salah urus atau salah diberi pakan yang berbeda bisa membuat mereka sakit perut hingga berhari-hari. kalau sudah sakit sifatnya yang pemarah semakin menjadi-jadi. mereka juga dikenal sebagai hewan yang moody. mereka bisa sebal dengan pelatihnya karena tidak dibawakan makanan favoritnya sehingga membuat ulah seperti merusak pintu pagar atau mengigit hewan lain. walaupun demikian harga mereka selangit karena performanya dalam perang tidak ada bandingannya.

Hal-hal di atas membuat kuda perang selain dari medan pertempuran hanya dikendarai dalam pertandingan militer atau latihan. sering juga mereka ditunjukkan sekedar untuk menjamu para tamu yang datang. tetapi untuk penggunaan harian hewan ini jauh dari kata praktis justru mengundang bahaya yang tidak perlu dan merepotkan.  baik bagi diri sang hewan, pengendaranya juga orang lain yang ada di sekitarnya.


Mitos Abad Pertengahan Gelap Gulita Ketika Malam

Sering dibayangkan bahwa pada jaman dahulu sebelum penemuan lampu pijar gas atau penerangan murah bertenaga listrik, peradaban manusia dihantui oleh kegelapan setelah terbenamnya matahari. melihat dari arsitektur bangunan jaman dahulu kita sering bergidik membayangkan tinggal di dalam kastil yang megah dan besar, berlorong dan hampir gelap gulita karena hanya diterangi sedikit obor dan nyala lilin yang memberikan pencahayaan yang terbatas.
medieval monaster under natural lighting
Suasana pencahayaan sebuah bangunan medieval yang sekilas tampak minim cahaya

Tapi hal di atas hanyalah mitos, nyatanya peradaban jaman dulu sejak abad ke 14 memiliki sumber penerangan lainnya yang murah, tersedia luas dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. sumber pencahayaan tersebut digunakan orang penduduk desa di pedalaman sampai dengan kastil raja di ibukota yang penuh dengan penerangan.

Sumber penerangan ini bukan lilin ataupun lampu minyak yang sangat mahal bahkan dianggap barang mewah pada jamannya. pada waktu itu lampu minyak atau lilin hanya digunakan dalam keadaan darurat seperti ketika mahasiswa harus belajar semalam sebelum ujian. karena itu lumrah ditemukan catatan kuno tentang para mahasiwa pemalas yang baru mau belajar ketika sudah terdesak dan karenanya harus berhutang untuk membeli sebatang lilin.

Bukan lilin atau lampu minyak, sumber pencahayaan ini bernama rushlight. sejenis sumbu yang bekerja dengan prinsip seperti obor kecil. terbuat dari tanaman liar sejenis ilalang yang diambil intinya lalu dikeringkan. setelah kering dicelupkan ke dalam lemak binatang, minyak atau lemak lainnya sebagai bahan bakar. setelahnya bisa langsung dibakar dengan nyala api yang lebih besar sehingga lebih terang daripada lilin yang berharga jauh lebih mahal.
rush plant used for rushlight
Tanaman rush yang tumbuh liar seperti rumput ilalang dan mudah ditemui di pedesaan

Tanaman rush banyak ditemui tanpa perlu ditanam sehingga bisa didapatkan tanpa harus membeli. proses pembuatannya mudah sehingga penduduk baik di desa ataupun di kota banyak yang membuatnya sendiri. pedagang menjual rushlight dengan kualitas yang lebih baik dan memiliki kelebihan seperti rushlight dengan minim asap bakaran atau yang menghasilkan aroma wangi yang khas karena menggunakan wax lebah sebagai campuran.

Rushlight sepanjang 30 cm bisa memberikan penerangan selama 10 sd 15 menit. sumbu yang sepanjang 70 cm bisa menerangi hingga satu jam. kualitas dari terang-redup, kestabilan nyala api dan durasi lama pembakaran tergantung dari bahan campuran yang digunakan dan proses pembuatannya. karena itu biasanya warga kota lebih suka membeli produk dari toko spesialis karena relatif lebih teruji dan memiliki standar mutunya sendiri
rush light holder
Rushlight yang lebih terang daripada cahaya lilin dengan harga yang jauh lebih murah

Penelitian pada dinding ruangan kastil, kota besar dan pedesaan yang dihuni setelah abad ke 14 menemukan bukti mengenai keberadaan rushlight baik melalui bukti fisik seperti sisa-sisa ornamen gantungan rushlight yang diperkuat dengan catatan dan dokumen sejarah. gantungan khas rushlight juga ditemukan secara luas pada berbagai tempat dan lapisan sosial masyarakat, mengisyaratkan bahwa sumber pencahayaan itu dikenal dan digunakan secara luas.

Kehadiran sumber penerangan murah tersebut menggenjot kemampuan baca masyarakat baik di kota maupun pedesaan. para pelajar dan masyarakat yang sibuk bekerja di siang hari dan biasanya hanya bisa beristirahat di waktu malam sekarang tetap bisa beraktivitas setelah matahari terbenam. banyak yang belajar membaca dengan bantuan penerangan murah tersebut. hal ini mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan lompatan teknologi pada abad selanjutnya.
toko lilin, chandler
Pedagang yang memenuhi kebutuhan warga kota dengan rushlight dari berbagai kualitas dan harga

Sumber pencahayaan murah juga membuat waktu malam semakin produktif karena sektor industri kecil atau rumah tangga semakin memiliki kesempatan untuk berkembang karena bisa bekerja ekstra selama beberapa jam di waktu malam. cukup untuk menguatkan ekonomi masyarakat bawah dan menengah sehingga taraf kehidupan semakin tinggi dan mempersiapkan diri untuk menerima perubahan ekonomi, politik, dan teknologi yang lumrah terjadi pada masa kerajaan.
 
Uniknya tanaman rush hanya dikenal di beberapa wilayah eropa dan hanya sedikit dikenal di amerika ataupun wilayah lainnya. walaupun demikian barang sejenis rushlight dikenal di berbagai belahan dunia dengan popularitas yang berbeda-beda. di negara jajahan atau kolonial teknik pembuatan rushlight atau sumber tanamannya tidak ikut dibawa sehingga kemampuan baca tulis penduduknya tidak berkembang maksimal sebelum penemuan lampu pijar gas di abad berikutnya.


Rabu, 11 Mei 2016

Kutukan Makam yang Jadi Kenyataan Sejarah

Sejarah nyata memang seringkali lebih aneh dan jauh lebih tidak masuk akal daripada kisah fiksi yang paling ngawur sekalipun.

Adalah Timur atau Timurleng (Tamerlane) salah satu penguasa besar dalam sejarah yang mencatatkan banyak kemenangan militer pada abad ke 14 dan 15. uniknya hal tersebut ia capai dalam kondisi separuh lumpuh sejak muda. lumpuhnya satu kaki dan satu tangan membuatnya tidak mampu berdiri dan harus berjalan dengan bantuan tongkat, namun hal tersebut tidak membuatnya menyerah pada nasib.

Ia justru dengan cekatan tumbuh dari seorang anak ketua suku kecil hingga menjadi seorang kepala suku di daerahnya. kemudian ia menjadi pembesar yang diakui sebagai de facto penguasa di daerahnya. di usia yang sudah lanjut ia sebagai raja kecil justru sangat aktif dan banyak meraih prestasi gemilang dalam medan perang dengan mengalahkan golden horde mongol di utara, persia di selatan, india di timur, dan Ottoman di barat.
patung Tamerlane
Sosok Tamerlane yang direkonstruksi oleh para ahli forensik

Timur menguasai seluruh dunia mesopotamia lama dan pasukannya berkelana dari moskow sampai dengan india. meliputi afghanistan, iran, iraq, syria, turki, dan pecahan-pechan uni soviet di eropa timur dan balkan. demikian hebat kemampuan militernya sampai orang eropa rela membantu Ottoman yang selalu menjadi musuh bebuyutannya daripada harus berurusan langsung dengan Timurid Empire.

Hanya dinasti china yang selamat dari serangannya karena Timur terlanjur sakit dan meninggal dalam perjalanan akibat dari musim dingin yang jauh lebih dingin daripada yang umumnya terjadi. seperti halnya penguasa besar lainnya Timur dimakamkan di dalam bangunan megah atau mausoleum di ibukotanya. pada makamnya terdapat peringatan "ketika saya bangun dari dunia orang mati, dunia akan berguncang".
gur-e-amir mausoleum
Gur-e-Amir Mausoleum milik keluarga Timur yang masih lestari hingga sekarang

Ratusan tahun berlalu tanpa ada yang mengusik makamnya. baru pada awal abad ke 20 para peneliti Soviet berniat membuka makamnya untuk mempelajari jenazah sang penguasa. mereka terus bekerja walaupun mendapat tentangan dari tetua adat dan kepala agama di kota tersebut. penelitian itu sendiri bertujuan untuk menjabat pertanyaan berkaitan dengan mitos-mitos yang melekat pada diri sang penguasa. antara lain :
  1. apakah benar ia seorang lumpuh seperti yang diceritakan
  2. apakah benar ia tinggi besar seperti dalam legenda, dan
  3. apakah benar ia separuh mongol dan turki.

Menurut legenda ketika tim peneliti membuka peti matinya mereka melihat kalimat peringatan lainnya yang dituliskan di dalam petinya. kalimat tersebut berbunyi, "siapapun yang membuka makam, akan melepaskan penjajah yang lebih mengerikan daripada aku".

Tentu cerita tentang kutukan makam pharaoh mesir misalnya dan berbagai macam kutukan lainnya sudah sering kita dengar. kebanyakan hanya mitos film atau kumpulan kebetulan-kebetulan belaka daripada sebuah kebenaran. buktinya banyak peneliti yang hidup sampai tua dan meninggal tidak lebih cepat daripada koleganya sejamannya yang juga berprofesi sama tapi tidak ikut dalam membongkar makam-makam kuno.

Disinilah letak perbedaannya. selang satu atau dua hari setelah pembukaan peti mati Timur pada 19 Juni 1941 ketika jenazahnya dikirimkan ke Moscow, terjadi penyerangan Jerman tanpa deklarasi perang terhadap wilayah Uni Soviet. serangan dadakan pada Perang Dunia Kedua tersebut mengejutkan seluruh dunia. terutama Soviet yang memiliki pakta rahasia dengan Jerman bahwa kedua negara tidak akan saling menyerang.

Pada akhirnya konflik yang diprakarsai oleh Hitler tersebut tercatat mengorbankan lebih banyak korban jiwa daripada konflik mananpun yang pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah umat manusia. tercatat Uni Soviet menderita kerugian manusia yang paling besar dengan jumlah lebih dari  20 juta orang sipil dan personil militer dalam perang yang berlangsung selama 4 tahun.
pasukan jerman di russia perang dunia 2
Tentara Soviet-Russia yang dikalahkan dan ditawan besar-besaran oleh pasukan Jerman

Secara kebetulan peringatan atau kutukan di makam Timurleng terpenuhi. padahal secara teknis selain dari perjanjian rahasia, penyerangan Jerman ke Russia yang dinamakan Operation Barbarossa mengalami banyak kemunduran sejak direncanakan tahun 1940. bahkan hampir batal karena Hitler harus menolong sekutunya di Italia ketika kepemimpinan fasis Mussolini mengalami krisis.

Tapi anehnya perang bisa dimulai pada tanggal yang agak berdekatan dengan pembukaan makam Timurleng. sehingga mengundang banyak pihak untuk mempercayai cerita kutukan tersebut. tentu para arkeolog dan peneliti yang terlibat menganggapnya sebagai kebetulan belaka. selang beberapa waktu tetua adat dengan mengatasnamakan warga kota meminta para peneliti untuk secepatnya mengembalikan jenazah Timurleng ke makamnya.

Peneliti pun berpikiran sama, atau setidaknya petinggi Soviet menyetujui hal tersebut. setelah mereka menyelesaikan penelitiannya maka jenazah Timur dikirimkan kembali ke kota asalnya. dalam cerita rakyat dikisahkan jenazahnya diangkut oleh pesawat angkut militer dan sempat berputar (bahkan versi lain menyebutkan sempat mendarat) di beberapa medan tempur untuk membangkitkan semangat juang, tetapi kejadian ini tidak tercatat dalam sejarah resmi.
Tamerlane tomb
Peti mati Timur terletak di tengah terbuat dari jade (giok) hitam utuh yang terbesar pada masanya.

Sang penguasa kembali ke kota Samarkand dan dikebumikan dengan upacara, ritual keagamaan dan prosesi yang lengkap dengan penuh kehormatan. tidak lama setelah upacara itu dilangsungkan pada 20 November 1942 pasukan Soviet tercatat meraih kesuksesan besar pertamanya pada operasi Uranus dimana pasukan merah berhasil membalikkan keadaan di Stanlingrad. selang beberapa hari pasukan Jerman yang terkepung menyerah kalah yang menjadi titik balik bagi kemenangan sekutu.

Kemenangan tersebut terus bergulir dan hampir tidak berhenti sampai dengan penyerahan Jerman di Berlin. mau tidak mau banyak yang mengakui kebetulan dan keanehan dari kutukan yang ada pada makam Timurleng. yang pasti agak sulit mengecek kebenaran dalam kisah ini terutama tulisan yang berupa kutukan tersebut. apakah betulan ada ataukah hanya rekaan dalam legenda rakyat.

yang pasti kisah tersebut dan keindahan dari makam sang penguasa justru menjadikannya sebagai objek wisata yang menarik bagi warga kota serta wisatawan asing. makan Timur sendiri jauh dari kesan angker atau seram. sebaliknya bangunan tersebut bukan hanya bersejarah tetapi juga kaya akan karya seni yang berharga. penduduk Samarkand masih memberikan penghormatan mereka kepada tokoh sejarah yang dianggap berjasa bagi perkembangan kota mereka.
visitors in tamerlane tomb
Suasana di dalam Mausoleum di Samarkand, Uzbekistan yang dipenuhi warga kota dan wisatawan.

Tentu saja perang tidak terjadi, berakhir atau diputuskan oleh sebuah kutukan. kisah tentang legenda atau mitos ini tidak lantas menjadi sebuah fakta sejarah mengenai kekuatan sebuah kutukan. sulit mengukur kebenarannya secara objektif tetapi ada fakta lain yang mungkin bisa dipertimbangkan. seperti bagaimana para peneliti yang terlibat ternyata berumur panjang dan tidak kapok untuk melakukan penelitian-penelitian serupa bertahun-tahun kemudian.

Hal di atas membuktikan bahwa pengalaman mereka tidaklah sedemikian mengerikan seperti yang disebutkan dalam legenda. legenda kutukan ini bagi para ahli tidak lebih daripada rangkaian kebetulan-kebetulan belaka. berikut beberapa tokoh peneliti yang terlibat, bisa dilihat pekerjaan atau penelitian lanjutan mereka yang dilakukan berpuluh tahun setelah legenda kutukan Timurid berakhir.

https://en.wikipedia.org/wiki/Mikhail_Mikhaylovich_Gerasimov
https://en.wikipedia.org/wiki/Lev_V._Oshanin

Artikel ini tidak bertujuan untuk mendidik generasi muda untuk mempercayai takhayul. sebaliknya dimaksudkan agar mengajak semua orang untuk berpikir kritis dengan mempelajari fakta sejarah dari berbagai sudut agar bisa mengukur kadar kebenaran suatu mitos dengan lebih akurat. tapi ingat, "mempelajari" bukan berarti memberikan hak bagi kita untuk mengusik para pendahulu.

Dengan belajar seharusnya justru tumbuh rasa hormat pada tokoh, tempat ataupun objek peninggalan sejarah. setidaknya kalaupun tidak suka dengan sejarah tetapi objeknya jangan sampai diganggu atau dirusak, tunjukkan sikap yang pantas walaupun berasal dari suku, bangsa ataupun agama dan kepercayaan yang berbeda.

Karena pada akhirnya walaupun itu sekedar kebetulan-kebetulan belaka tetapi semuanya berada di luar kuasa manusia. kebetulan-kebetulan yang sama bisa terjadi pada diri siapa saja yang berbuat salah pada objek atau tempat bersejarah yang seharusnya dihormati...