Tampilkan postingan dengan label Trivia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trivia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Desember 2017

Kebenaran Fakta Sejarah Privateer, Buccaneer, Corsair & Bajak Laut Karibia

Begitu banyak mitos tentang Bajak Laut yang selalu diulang oleh film, novel, game dan media lainnya. tetapi apakah image mereka tentang perampok jahat yang jarang mandi, sangat ditakuti, begitu mudah membunuh dan suka menyembunyikan harta karun adalah benar? apakah pengaruh mereka juga demikian besar sehingga sampai memiliki kota atau pulau bajak laut yang mereka operasikan secara mandiri? ternyata sejarah berbicara lain.
movie about pirates in the carribean late 17 century
Pirates of the Carribean, salah satu film populer mengenai Bajak laut dengan segala legenda yang menyertainya

1. Siapakah sosok bajak laut yang sesungguhnya?

Bajak laut di Karibia beroperasi di abad ke 17 dan 18. pada awalnya tidak semua sebutan berarti pembajak, Buccaneer adalah warga pemburu yang menjual daging asap termasuk juga kepada Bajak laut. pada akhirnya dianggap sama karena siapapun dengan mudah bercampur dalam kegiatan Bajak laut. awak pembajak sendiri umumnya adalah masyarakat yang karena alasan tertentu memilih untuk melaut agar terhindar dari hukuman, penganiayaan, perbudakan atau paksaan.

Tidak semua Bajak laut adalah penjahat atau kriminal, sebagian adalah kaum terbuang entah karena perbedaan agama, pandangan politik, kondisi sosial, tekanan tradisi atau ekonomi di tempat tinggalnya. banyak yang merupakan korban penipuan, menghabiskan tabungan mereka untuk pindah dari eropa ke koloni Karibia tetapi nyatanya kota tujuan tidak memiliki infrastruktur yang cukup dan memiliki tanah dan iklim yang berbeda sehingga tidak bisa bertani dengan layak.

Beberapa menjadi pembajak karena bermasalah dengan pemerintahan kota yang semena-mena tentang aturan atau pajak hingga jatuh bangkrut. lainnya karena rivalitas pengaruh di koloni sehingga terpaksa angkat kaki daripada menjadi korban. ada juga para wanita yang dipaksa menikah ataupun hidup dalam belengu tradisi, pelayanan paksa atau perbudakan. semuanya ikut Bajak laut demi bertahan hidup karena kehidupan di koloni Karibia begitu keras dan sulit.

Kebanyakan membajak bukan untuk menjadi kaya, tetapi untuk mendapatkan cukup uang agar ia dan keluarganya bisa pulang ke eropa atau memulai hidup di koloni yang lebih bersahabat entah di amerika utara atau amerika selatan. namun yang biasanya mereka dapatkan dalam pembajakan bukanlah mata uang atau emas melainkan hanya bahan makanan, bahan kulit, atau alat pertukangan hingga tekstil untuk pakaian. karena koloni di Karibia termasuk miskin.

Miskinnya daerah mereka membuat mengumpulkan uang begitu sulit. para pembajak lebih banyak menghabiskan waktu untuk menjual bahan kulit atau tekstil serta peralatan pertukangan atau bibit tanaman yang mereka dapatkan daripada membajak.
pirate flag, st augustine pirate museum
Entah karena pelit atau miskin, bendera Bajak laut Karibia kalah bagus dibandingkan dengan wilayah lain

Untung besar baru didapat ketika mereka mendapatkan muatan tepung, anggur dan juga kapal yang berkondisi bagus. gaji dan biaya pembelian bahan makanan, mesiu, bongkar muat, serta perbaikan kapal sangat tergantung dengan penjualan kapal yang mereka sita. sehingga berlainan dengan mitos para Bajak laut tidak merusak kapal lawan mereka. karena kapal rusak harganya murah maka sebisa mungkin tidak ditembak, dirusak atau dibakar.

Tetapi miskinnya mereka tidak menjadi penghalang untuk mandi dan ganti baju rutin seperti rekan-rekan pelaut lainnya. hanya saja di era tersebut memang semua pelaut jarang mandi karena sulit mendapatkan akses air tawar yang hanya digunakan untuk minum. sedangkan mandi air laut tidak enak karena membuat kulit kering dan menjadi lengket ketika kering. semua pelaut di abad tersebut hanya mandi dan mencuci ketika turun hujan yang bukan badai.


2. Lalu bagaimana dengan kisah harta karun yang penuh dengan emas dan permata?

Hal ini terjadi karena beberapa hal yang berbeda yang coba dihubung-hubungkan, pertama adalah kekayaan dari koloni Spanyol di amerika selatan yang memiliki banyak emas dan perak. begitu banyak sehingga spanyol sepanjang tahun terus mendapatkan kiriman kapal yang penuh dengan emas. tetapi koloni spanyol tersebut dijaga dengan ketat oleh armada lautnya yang kuat. mereka bersenjata dan selalu dikawal. karena itu sulit bagi Bajak laut untuk menyerang mereka.

Armada kapal Spanyol yang dinamakan armada harta karun biasanya berlayar langsung ke eropa dari amerika selatan agar cepat dan aman. mereka tidak singgah di Karibia karena mmang tidak diperlukan. apabila melewati sekalipun maka bajak laut akan menyingkir karena tidak mau cari mati dengan armada angkatan laut spanyol. jadi antara bajak laut dan kekayaan emas di amerika selatan sebenarnya tidak nyambung.
Black Beard pirate flag reproduction
Reproduksi bendera Bajak Laut Black Beard, menegaskan bahwa ada banyak variasi disain bendera

Hanya disambung-sambungkan oleh beberapa penulis novel atau naskah film sebagai latar belakang dan penambah keseruan narasi. armada harta karun Spanyol sendiri tidak selalu berisi emas, perak atau permata, terkadang juga diisi dengan rempah-rempah, sutra hingga tembakau, dan zat pewarna seperti chocinaeal dari dan ke berbagai dunia lainnya.


3. Lalu apakah semua kisah tentang bajak laut yang ditakuti adalah tidak benar?

Betul. tetapi ada aspek lainnya. memperkenalkan Privateer yang seringkali dianggap sama atau tercampur aduk dengan Bajak laut oleh berbagai media dan pemerhati sejarah.

Privateer berbeda dengan Bajak laut tulen. privateer menggunakan kapal beserta kapten, perwira hingga awak angkatan laut suatu kerajaan. mereka memang ditugaskan untuk merampok armada perkapalan kerajaan lawan. jadi serangan dan perampokan yang dilakukan mendapatkan restu dari baginda raja atau ratu. kegiatan mereka sah secara hukum kerajaan karenanya mendapatkan izin berlayar dan berlabuh di seantero wilayah kerajaan.

Sebagai bukti dari legalitas mereka adalah kepemilikan Letter of marque atau surat izin menyerang dan merampas yang diterbitkan oleh kerajaan dengan segel atau stempel kantor laksamana laut. dengan kepemilikan surat ini maka semua kapal rampasan dan isinya bisa disita lalu dijual atas nama kerajaan. privateer pemilik surat akan kebagian jatah sesuai dengan aturan dan perjanjian sebagai ganti operasional serta hadiah atas jerih payahnya.
example of letter of marque
Letter of marque masih terus digunakan hingga era perang Amerika - Inggris di abad selanjutnya

Privateer dioperasikan oleh hampir semua negara, Inggris dengan privateer mereka sedangkan Prancis memiliki nama sendiri yakni Corsair. sedangkan milik bangsa lain seperti Ottoman yang beroperasi di mediterania dikenal sebagai Turkish Corsair, atau Corsair-nya orang Turki.

Walau memiliki kapal dan anggota dari angkatan laut tetapi Privateer terlepas dari royal navy karena sifatnya yang melegalkan pembajakan. demikian juga sarat hitungan untung rugi sehingga sifat dari privateer adalah joint venture antara kerajaan dengan pelaku, atau lebih mirip swasta atau BUMN era medieval. karena modal bersama tetapi ongkos yang ditanggung sendiri, maka seringkali privateer berlaku brutal di dalam usahanya agar memastikan keuntungan.

Berbeda dengan bajak laut yang hanya merampok di laut, kegiatan privateer tidak terbatas di laut karena mereka juga memiliki pasukan. bahkan mereka lebih sering menyerang kota atau koloni kaya milik kerajaan lawan daripada membajak kapal yang muatannya tidak seberapa. bisa dibayangkan berapa kapal dan ratusan bahkan ribuan prajurit yang perlu terlibat untuk menyerang dan menguasai sebuah kota atau koloni yang dipertahankan oleh kerajaan pemiliknya.

Salah satu privateer yang terkenal adalah Sir Francis Drake dari Inggris. di mata Inggris ia adalah pahlawan dalam perang di koloni amerika selatan, dan petualang yang sudah menyelesaikan perjalanan mengelilingi bumi dari eropa, amerika selatan, amerika utara, lalu nusantara, afrika selatan dan kembali ke eropa. hal ini membuatnya mendapatkan gelar bangsawan Sir dari kerajaan. namun di mata Spanyol, Francis Drake adalah pembajak laut.
raid on st augustine by francis drake
Sir Francis Drake memimpin Privateer dalam sebuah serangan darat ke St. Augustine di Florida, Amerika

Dualisme antara pahlawan dan pembajak dari sudut pandang yang berbeda seringkali membuat privateer secara keliru dianggap sama oleh banyak pihak. walaupun memang kegiatannya sama-sama membajak tetapi ada perbedaan yang khas. paling terlihat antara pelaku yang memiliki backing kerajaan dengan pasukan dan armada kapal yang banyak, dengan Bajak laut tulen yang biasanya hanya satu kapal dengan crew yang seadanya saja.


4. Lalu mengapa tidak semua Bajak laut menjadi privateer?

Karena tidak ada lowongan sebab anggota privateer diharuskan sudah menguasai teknik bertempur dan sudah berpengalaman sebagai pelaut. dengan iming-iming pembagian hadiah yang besar maka lowongan privateer selalu jadi rebutan oleh anggota angkatan laut kerajaan.

Dibandingkan dengan privateer, Bajak laut tidak semuanya menguasai teknik pertempuran ataupun berpengalaman lama sebagai pelaut. biasanya hanya tau daerah sekitaran perairan Karibia saja. jauh dari kemampuan dan pengalaman privateer yang bahkan mampu beroperasi lintas samudra. dibandingkan dengan Privateer ataupun Corsair, Bajak laut Karibia itu termasuk unyu-unyu, preman kelas kampung yang hanya buat onar kecil.

Karena itu Bajak laut walaupun terus menjadi masalah di Karibia tetapi tidak ditanggapi serius oleh kerajaan pemilik koloni. karena sebenarnya efeknya kecil dan jumlah serangannya tidak banyak atau dianggap wajar. demikian juga serangan jarang terjadi terhadap kapal kerajaan yang tentunya bersenjata ataupun dikawal. hanya kepada kapal-kapal koloni yang berdagang antar pulau.

black beard illustration based on legends
Penampilan Edward Teach atau Black Beard menurut legenda dan cerita rakyat

Hanya ada beberapa Bajak laut ternama yang betul-betul menjadi duri dalam daging dan menjadi masalah bagi pemerintah kolonial. salah satunya adalah Black Beard yang terkenal, walau sebenarnya ia menjadi terkenal ketika berlayar di India. hanya ketika muda ia berlayar di sekitaran amerika selatan dan Karibia. walau digambarkan brutal dan gila tetapi nyatanya ia merupakan komandan yang dipilih oleh awak kapalnya, jadi disegani tetapi bukan ditakuti.

Kisah Black Beard dimulai ketika awak Bajak laut tidak tahan melihat kapal inggris yang penuh dengan harta. sebelumnya mereka hanya menyerang kapal Spanyol di bawah pimpinan kapten tua, seorang mantan Privateer. sekarang dengan menyerang kapal kerajaan sendiri maka awak kapal betulan menjadi Bajak laut. sang kapten dan sebagian awak memilih pensiun dan menerima pengampunan dari kerajaan. sementara Black Beard dan awaknya terus berkelana.

Karena tantangan hidup yang berat dan selalu dikejar berbagai negara, maka ia mengadopsi taktik yang berbeda. ia pura-pura berlaku tidak waras agar korbannya takut dan memilih menyerah daripada bertempur. ia dikabarkan menggunakan 2 buah pedang, 2 buah pistol, dan 2 buah pipa rokok sekaligus dan selalu memilin milin janggutnya yang diberi pita dan dibakar menyala ketika sedang merampok. namun sejarah mencatat ia sekalipun tidak membunuh korban yang dirampok.


5. Bagaimana dengan kisah markas atau kota Bajak laut, apakah benar?

Ini keliru. Bajak laut tinggal di kota pelabuhan dimana mereka masih diterima oleh walikotanya. di Karibia sendiri ada beberapa koloni dari berbagai bangsa dan kerajaan yang memiliki posisi tersendiri terhadap Bajak laut. apabila sang pembajak adalah bangsa Inggris maka ia akan diterima di kota pelabuhan Inggris. sebaliknya pembajak dari prancis akan diterima di kota pelabuhan Prancis.

Tentu ada pakem yang berlaku, yakni Pembajak tersebut tidak boleh membajak kapal dari kerajaan atau kota dimana mereka tinggal. Bajak laut sendiri kadang dianggap sebagai gentlemen oleh warga kota atau walikota, minimal sebagai partner dagang atau businessmen. karena mereka membawa komoditas untuk dijual (dari hasil merampok) dan membutuhkan penginapan, hiburan dan juga bahan makanan, air tawar serta jasa reparasi kapal.
Port Royale illustration
Ilustrasi suasana Port Royale, jauh dari kesan kota Bajak laut

Seringkali kota yang menerima mereka seperti Port Royale dan Tortuga dianggap sebagai kota pembajak, padahal bukan. kedua kota aslinya dibuat oleh Spanyol sebelum mereka beralih ke Amerika Selatan. besarnya arus imigran dari Inggris, Prancis, Belanda membuat kota tersebut beralih dari tangan Spanyol. setelah itu kota tersebut menjadi kota netral yang juga menerima para Bajak laut ataupun Privateer berbagai negara terhadap Spanyol.


6. Bagaimana dengan kebiasaan Bajak laut mengubur harta mereka, untuk apa?

Ya, memang sebenarnya tidak ada gunanya. kebiasaan ini hampir bisa dibilang hoax. hanya ada 1 kejadian saja dalam sejarah dimana ada Bajak laut yang tercatat menguburkan hartanya. dan hal ini malah jadi petaka baginya karena diketahui, bukan dari peta harta tetapi oleh anak buah yang membocorkan kepada rival mereka. akibatnya sang Bajak laut dilaporkan ke otoritas kota dan ditangkap karena dituduh merampok kapal yang berasal dari kerajaannya sendiri.

Satu-satunya tujuan menyembunyikan harta adalah untuk menghilangkan bukti bahwa mereka pernah menyerang kapal dari kerajaan yang salah. apabila tidak terjadi maka semua harta tersebut bisa dibawa ke kota mereka tinggal dan disimpan di bank apabila ada atau dibelikan rumah, tanah, kuda dan berbagai aset lainnya. tidak ada halangan sehingga Bajak laut perlu untuk menyembunyikan harta mereka. apalagi biasanya mereka senantiasa miskin (ingat point No.1), tidak kaya harta.


7. Bagaimana dengan kaki palsu dari kayu, tutup mata sebelah, hingga kait di tangan?

Untuk kaki palsu atau pegleg sebenarnya tidak khas bajak laut. di masa itu karena pertempuran yang sudah beralih pada bubuk meisu, bola meriam dan peluru musket, maka seringkali prajurit s/d petinggi terluka tembak. karena kerusakannya biasanya parah dan pengetahuan medis yang belum modern maka anggota badan yang kena tembak biasanya harus diamputasi daripada membusuk yang bisa berakibat kematian.

Untuk kaki maka dikenakan pegleg atau kaki dari kayu sebagai bantuan untuk berdiri. apabila pada lengan bawah atau tangan maka dikenakan semacam hook atau kait sebagai alat bantu. tetapi hal ini tidak terbatas pada bajak laut ataupun militer melainkan terjadi juga berbagai profesi dan lapisan sosial. dari pendaki ternama yang terjatuh, pemburu aristokrat yang diserang hewan buas, hingga prajurit atau pelaut rendahan yang terluka dalam perang.
pegleg used by non pirates
Karikatur yang sedikit banyak menjelaskan tentang umumnya digunakan prostetik kayu

Sedangkan untuk penutup mata sebelah, ini betulan khas bajak laut. dan ini sebenarnya menarik karena bukan sekedar penutup mata yang cacad atau terluka tetapi berfungsi untuk membantu penglihatan. para penggunanya tidak selalu buta sebelah mata melainkan umumnya memiliki sepasang mata yang sehat. satu mata sengaja ditutup agar selalu dalam kondisi gelap sehingga bisa melihat dengan jelas ketika masuk ke tempat yang gelap.

Karena permukaan laut begitu terang sedangkan geladak di dalam kapal begitu gelap, para Bajak laut merasa perlu untuk memiliki mata yang mampu melihat dengan cepat di dalam kegelapan. solusinya adalah penutup mata di atas. apabila mereka masuk ke dalam ruangan yang gelap maka mereka akan membuka tutup mata tersebut dan seketika mendapatkan pandangan dalam kegelapan.

Hal ini sangat berguna dalam penyerangan, karena Bajak laut yang datang dari luar kapal yang begitu terang benderang akan butuh waktu lama untuk menyesuaikan penglihatan dalam kegelapan di dalam lambung kapal. hal ini tentu bisa berakibat fatal bagi mereka dalam suasana pertempuran sehingga tutup mata sebelah menjadi trick yang sangat berguna.


8. Selain dari hal di atas apakah ada keuntungan lain dengan menjadi Bajak laut?

Selain dari motivasi ekonomi, hal yang paling umum dikejar adalah kebebasan. di kapal pembajak aturan dibuat oleh sang Kapten bukan hukum kerajaan atau agama yang terkadang kolot, kuno dan tidak lagi sesuai dengan perubahan jaman. karena itu banyak yang menjadi Bajak laut karena memiliki konflik dengan agama, kepercayaan, suku, ras, hingga nilai tradisi.

Hal ini paling terlihat dengan diterimanya homoseksual sebagai awak pembajak. bukan hanya dibiarkan tetapi juga dilindungi sehingga semakin berkembang. hal ini terjadi karena kapten Bajak laut bersedia mempekerjakan hingga menikahkan mereka secara resmi. dinamakan Matelotage, sebuah kata Prancis yang berarti "keahlian melaut". karena banyaknya pelaut Prancis yang menikah sesama jenis maka matelotage menjadi sinonim dari pernikahan sejenis.
homosexuality pirate marriage
Rekonstruksi suasana pernikahan matelotage antar Bajak laut

Dalam pernikahan matelotage kedua sejoli sesama jenis akan menukar cincin layaknya pernikahan sungguhan secara formal di depan kapten dan awak kapal secara meriah dengan alat musik apabila ada. mereka lalu diikat secara resmi untuk membagi kamar, harta, bahkan asuransi dan warisan. apabila satu pasangan meninggal maka harta benda beserta warisan kematiannya akan diberikan kepada pasangan yang masih hidup.

Hal ini membuat para homoseksual yang menjadi sasaran karena nilai agama dan pemerintahan berubah profesi menjadi Bajak laut. mereka mencari perlindungan walaupun harus bekerja sebagai pembajak. namun tidak semua Bajak laut menyukai sesama jenis dan tidak semua yang ikut dalam matelotage terlibat dalam hubungan seksual. beberapa tokoh bajak laut yang tercatat dalam sejarah diketahui hanya menggunakan matelotage sebagai pengikatan tali persaudaraan.

Pernikahan ini sendiri cukup populer diantara para pemuda sehingga pemerintah kolonial sampai merasa perlu untuk meminta kerajaan induk di eropa untuk mengirim wanita penghibur agar tidak menjadi masalah. sayangnya datangnya ratusan wanita tersebut sekalipun tidak menjadi penghalang bagi matelotage. para homoseksual nyatanya turut membagi wanita penghibur tersebut diantara mereka, bahkan menikah bersama dengan satu wanita.


9. Ada hal lain yang menarik tentang Bajak laut?

Ya, ada. Bajak laut walaupun terkesan garang dan jahat, tetapi nyatanya sangat takut dengan kematian. persisnya mereka takut tidak dikuburkan dengan layak. karena itu mereka mengenakan anting, semakin bagus dan mewah antingnya maka semakin baik. ada semacam kode di antara pembajak bahwa apabila mereka melihat pembajak yang mati maka mereka sebisa mungkin akan membawa jazadnya ke darat dan menguburkannya dengan layak.
why pirates fear myth and death
Bajak laut umumnya sangat percaya dengan takhyul karena pendidikan yang rendah dan rasa berdosa yang tinggi

Sebagai ongkos penguburan yang layak, yang bisa meliputi peti mati, batu nisan dan upacara doa, maka anting sang korban akan diambil dan dijual. jadi anting tersebut berfungsi sebagai biaya pemakaman pemiliknya. karena itu pada anting mereka juga diukir atau dicetak nama tempat dimana mereka mau dikuburkan. pantang bagi mereka untuk mati di laut yang menurut mitos bisa membuat jiwa tersesat selamanya di samudra luas.

Kebiasaan mengenakan anting di kalangan pria ini terus terbawa ke era modern, padahal dahulu memiliki makna yang sangat berbeda. bukan sebuah tanda homoseksual, bukan pula tanda seni, rebel (pemberontak) atau machoisme, tetapi sebuah fungsi yakni sebagai ganti biaya agar bisa mendapatkan penguburan yang layak.

Apakah kebiasaan anting agar dikuburkan di darat berlaku bagi semua pelaut? nyatanya tidak. Sir Francis Drake sang privateer dimakamkan di laut. bagi pelaut profesional pemakaman laut adalah suatu kewajaran, asalkan dilakukan dengan upacara yang cukup. karena itu pelaut normal tidak atau jarang mengenakan anting. sebab mereka tidak terlalu percaya dengan mitos Davey Jones' locker, berbeda dengan Bajak laut yang memang begitu percaya dengan takhyul.


Referensi :
https://www.biography.com/people/francis-drake-9278809
http://www.bbc.co.uk/history/historic_figures/drake_francis.shtml
http://www.cracked.com/article_20448_5-ways-pirates-were-way-more-modern-than-you-realize.html
http://www.history.com/news/10-things-you-may-not-know-about-francis-drake 
http://thepirateempire.blogspot.co.id/2013/07/gay-marriage-among-pirates.html
https://www.tripadvisor.com/LocationPhotoDirectLink-g34599-d1965733-i211903905-St_Augustine_Pirate_Treasure_Museum-St_Augustine_Florida.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Buccaneer
https://en.wikipedia.org/wiki/Blackbeard
https://en.wikipedia.org/wiki/Davy_Jones%27_Locker
https://en.wikipedia.org/wiki/Francis_Drake
https://en.wikipedia.org/wiki/French_corsairs
https://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Age_of_Piracy
https://en.wikipedia.org/wiki/John_Swann_(pirate)
https://en.wikipedia.org/wiki/Letter_of_marque
https://en.wikipedia.org/wiki/Pegleg
https://en.wikipedia.org/wiki/Piracy_in_the_Caribbean
https://en.wikipedia.org/wiki/Privateer
https://en.wikipedia.org/wiki/Port_Royal
https://en.wikipedia.org/wiki/Raid_on_St._Augustine
https://en.wikipedia.org/wiki/Spanish_treasure_fleet
https://en.wikipedia.org/wiki/Tortuga_(Haiti)


Kamis, 04 Agustus 2016

Kutukan Mumi Firaun, Siapa Takut?

Pada tahun 1922 Mesir menjadi pusat perhatian dunia setelah ditemukan sebuah makam firaun (pharaoh) yang masih utuh. umumnya makam kuno tidak pernah bebas dari penjarah makam mengingat lokasi mereka yang tidak tersembunyi dan tidak dijaga selama ribuan tahun setelah era kekuasaan firaun berakhir. karena itu penemuan ini menjadi sensasi dunia dan seperti ingin ikut eksis, arwah mumi firaun dengan kutukannya ikut ambil bagian.
Tutankhamun death mask
Tutankhamun adalah firaun muda yang misterius, meninggal di usia 20 tahunan

Sejak awal media sudah memberitakan desas-desus bahwa penggalian sudah memakan korban yang dikaitkan dengan kutukan firaun. masyarakat inggris dan internasional menjadi sangat tertarik, di satu sisi mereka penasaran dan ingin mengetahui semua hal mengenai penemuan tersebut. tetapi di sisi lain mereka juga ragu-ragu mengingat dengan standar etis manapun tidak pantas untuk mengusik ketenangan sebuah makam, apalagi yang jauh lebih tua dari mereka.

Kegiatan penelitian dinilai lebih buruk daripada pencurian karena bukan hanya harta bendanya yang dibawa tetapi jasad-nya pun akan diganggu dengan penelitian forensik. karena itu masyarakat tanpa sadar justru menjagokan sang firaun dengan kutukannya. tim peneliti dianggap sebagai penjahat berkedok ilmu pengetahuan. berbagai tokoh ikut menyumbang suara dan menyulut kontroversi besar soal pembenaran penggalian makam dan bahaya yang ditimbulkan.

Pada Maret 1923 insan media mendapatkan berita yang mereka tunggu. Carnarvon sponsor dan kepala penelitian makam Tutankhamun meninggal dunia secara mendadak karena digigit oleh nyamuk. pemberitaan menjadi liar dan media meraup untung besar dari cerita kutukan yang menjadi kenyataan. disebutkan kematiannya disusul dengan kematian lain yang disembunyikan oleh para peneliti. kisah kutukan tersebut kemudian menjadi legenda dan bagian dari sejarah.
Carter examing King Tut's sacrophagus
Howard Carter wakil kepala ekspedisi sedang memeriksa sakrofagus Tutankhamun

Tetapi apakah semua ini benar?

Nyatanya, Carnarvon yang bernama lengkap George Herbert, Earl (status bangsawan) ke 5 dari Carnarvon, sudah tidak lagi berusia muda. ia berumur 57 tahun tetapi diberitakan dengan keliru sebagai pria yang masih muda dan sehat. padahal Carnarvon selain dari usia lanjut juga memiliki penyakit kambuhan akibat dari kecelakaan bermotor puluhan tahun silam. kecelakaan tersebut membuat paru-paru dan sistem pernafasannya lemah.

Hal di atas ditambah dengan situasi penggalian di Mesir yang berat dengan iklim dan udara padang pasir yang ekstrim. apabila dibandingkan dengan cuaca Inggris tentu sangat berbeda sehingga fisik Carnarvon menjadi loyo. diketahui ia jatuh sakit ketika sedang berlibur. proses penggalian memang dihentikan sementara karena semua yang terlibat sudah kelelahan setelah bekerja tanpa henti selama beberapa bulan (November hingga Februari).

Dalam sebuah perjalanan berlayar di sungai aswan Carnarvon terkena gigitan nyamuk yang mengandung bakteri asing. gigitan tersebut menyebabkan kemerahan di kulit tetapi tidak berbahaya dan hanya menyebabkan bentol besar. baru kemudian menjadi masalah beberapa hari berikutnya setelah tanpa sengaja terkena pisau ketika bercukur. luka gigitan tersebut menjadi infeksi.

Merasa sakitnya tidak membaik, Carnarvon bertolak kembali ke kota Kairo untuk mencari pengobatan. setelah menempuh perjalanan selama beberapa hari ternyata infeksinya sudah terlanjur parah dan meracuni darah. luka di wajahnya membawa bakteri asing dari nyamuk masuk ke dalam pembuluh darah. hal ini membuat paru-parunya yang memang lemah terkena pneumonia sehingga fatal baginya yang memang sudah berumur.
photo of Carnovan
Tampang Carnarvon yang badass dan hidupnya seperti Idiana Jones membuatnya terlihat lebih muda daripada sebenarnya

Kematiannya menjadi sensasi karena Carnarvon pada waktu itu memiliki reputasi layaknya cowboy dengan kisah hidupnya yang ala Indiana Jones dan wajah tangguh seperti cak Noris sehingga kematiannya yang disebutkan karena gigitan nyamuk membuat banyak orang tidak percaya. pasti ada sebab lainnya, pikir mereka, masak mati karena gigitan nyamuk? padahal secara medis hal tersebut sangatlah wajar.

Lalu bagaimana dengan kematian-kematian lainnya yang diberitakan oleh seluruh dunia?

Sebenarnya tidak lebih daripada judul bombastis tanpa substansi. hal ini terjadi karena Carnarvon dan tim nya menyadari bahwa bahwa makam yang mereka gali walaupun terdapat terowongan penjarah makam kuno ternyata masih memiliki segudang harta yang belum dijarah. tim peneliti bersumpah untuk merahasiakan hal tersebut lalu menyegel kembali ruangan yang mereka temukan karena tujuan mereka adalah arkeologi, bukan harta karun.

Sayangnya tindakan tutup mulut mereka membuat insan media yang berjaga di luar tempat penggalian menjadi kelaparan informasi. sedikitnya berita membuat masyarakat dunia semakin penasaran dan bersedia membayar untuk informasi apapun mengenai penggalian tersebut. akibatnya dalam seketika tempat penggalian dikepung oleh ratusan insan media dari berbagai dunia.

Pada rentang waktu beberapa bulan jurnalis yang kebosanan mulai mengarang novel tentang kutukan firaun atau cerita mumi. tetapi pada saat itu yang paling laku keras adalah cetakan ulang sebuah novel bertema kutukan yang sudah beredar selama puluhan tahun. padahal sekedar cerita fiksi tetapi mampu menyita perhatian masyarakat dunia. kisahnya kemudian menjadi dasar bagi karya tulis lainnya serta film hollywood yang mencoba meraih untung dari tema yang sama.
a novel about mummy's curse
Dicetak 1869 oleh Louisa May Alcott, seorang novelis dan pengarang puisi

Uniknya beberapa belas tahun setelah penggalian selesai sekalipun media selalu memberitakan setiap kematian anggota tim peneliti makam. kematian mereka selalu dihubungkan dengan kutukan firaun padahal ada yang meninggal karena penyakit, ada yang karena kecelakaan. pada waktu itu kendaraan bermotor memang memiliki risiko kematian yang tinggi karena teknologi keselamatan mobil beserta dengan aturan lalu lintas dan kualitas jalan belum berkembang.

Belum lagi faktor usia dimana para peneliti yang berangkat ke mesir untuk penelitian Tutankhamun adalah yang terbaik di bidangnya. karena itu kebanyakan adalah profesor dan peneliti senior yang memiliki segudang pengalaman. konsekuensinya tentu mereka semua sudah berusia tidak lagi muda. gosip tentang kutukan yang selalu diulang-ulang membuat gerah kalangan akademisi, salah seorang diantaranya memutuskan untuk mengumpulkan fakta-fakta yang sebenarnya.

Herbert Winlock di tahun 1934 membeberkan hasil studinya. ia menyebutkan fakta bahwa hanya 6 orang dari 26 yang hadir ketika pembukaan makam yang meninggal dalam kurun waktu 10 tahun sejak makan dibuka. diantara mereka hanya Carnarvon yang meninggal secara mendadak. fakta menarik lainnya yaitu anggota rombongan yang paling pertama masuk ke dalam ruangan makam yakni Howard Carter baru meninggal 16 tahun kemudian di usia 64 tahun.

Lady Evelyn yang juga memaksa masuk ke dalam rombongan pertama tersebut baru meninggal di tahun 1980, puluhan tahun setelah kejadian. kalau memang benar ada kutukan seharusnya kedua orang ini kena duluan sebelum anggota lainnya. ternyata mereka tetap sehat walaupun banyak peneliti lain yang sudah tutup usia. namun yang paling jelas adalah bagaimana professor Douglas Derry baru meninggal pada tahun 1961 di usia 87 tahun.
Tutankhamun first autopsy
Proses otopsi pertama pada mumi firaun Tutankhamun, dihadiri oleh banyak ahli

Siapa Douglas Derry? ia adalah dokter yang melakukan otopsi jenazah Tutankhamun. dari sudut pandang kutukan seharusnya ia merupakan target yang paling utama mengingat ia secara langsung "merusak" tubuh jenazah dalam proses otopsi. tampaknya sang dokter kebal terhadap kutukan. padahal setelahnya ia tinggal dalam masa penuh konflik di mesir dan sempat ditembak oleh seorang aktivis tetapi ia tetap sehat hingga usia lanjut dan meninggal di Inggris.

Masuk ke abad modern, di tahun 2002 Mark Nelson dari Monsah University Melbourne mengukuhkan studi sebelumnya. ia menemukan fakta bahwa dari 25 orang yang paling mungkin terkena kutukan semuanya meninggal di usia lanjut, rata-rata di atas 70 tahun. padahal di tahun 1990 usia harapan hidup adalah 47 tahun, dengan catatan yang menembus usia 65 tahun kemungkinan bisa mencapai 76 tahun. secara usia kematian mereka adalah wajar, tidak dipengaruhi oleh kutukan.

Jadi siapa yang masih percaya dengan kutukan mumi mesir?


Ikuti juga artikel Kutukan Makam yang Jadi Kenyataan


Sumber referensi utama : mummy-who-tried-get-carter


Kamis, 14 Juli 2016

Benarkah Orang Jaman Dulu Banyak Yang Tinggi Besar?

Sering diceritakan tentang prajurit jaman dulu yang tinggi-besar karena pertempuran yang mengandalkan kekuatan fisik dan otot. demikian pula orang jaman dulu dianggap berfisik prima karena terbiasa hidup keras seperti meladang tanpa bantuan traktor, menebang pohon tanpa gergaji mesin, atau membuat proyek konstruksi hanya dengan mengandalkan tangan dan kaki. hampir semua hal dilakukan secara manual sehingga tentunya mengembangkan kekuatan otot.

Tapi anggapan tersebut sebenarnya kurang tepat.
akkadian warrior on film
Film laga jaman dulu selalu melibatkan orang bertubuh kekar seperti The Rock untuk Scorpion king atau Arnold Schwarzenegger untuk Conan the barbarian

Kenyataannya pada peradaban jaman dulu makanan sulit didapatkan karena seringkali terjadi perang, gangguan keamanan dan pemerintahan, juga faktor teknologi/ produktivitas pertanian yang belum berkembang. karenanya gizi dan asupan nutrisi serta protein sulit didapatkan secara kontinue yang menyebabkan terjadinya gangguan perkembangan.

Belum lagi fakta bahwa otot pun secara natural tidak terbentuk menjadi besar layaknya body builder tetapi umumnya menjadi otot liat yang tidak tampak dari luar. seperti pada lengan kuli bangunan atau betis tukang becak, otot yang terbentuk karena pekerjaan dan beban tidak selalu membesar di luar proporsi. walaupun tampak kecil dibanding atlet binaraga tetapi sebenarnya jauh lebih kuat soal ketahanan atau endurance.

Karena itu prajurit yang terlatih baik sekalipun tubuhnya tidak membesar apabila tidak menjalani disiplin makan dan olahraga ala binaraga. hal tersebut tidak jadi masalah karena fokus pelatihan adalah pada kekuatan dan stamina sedangkan binaraga bertujuan pada penampilan. melihat dari kenyataan tersebut anggapan bahwa prajurit atau orang jaman dulu tinggi-besar (berotot) layaknya bintang film laga hollywood bisa dibilang keliru.

Pada masa dimana persediaan makanan tidak pasti dan ada kebutuhan untuk mengenakan body armor yang lumayan berat sepanjang waktu, tinggi dan besar badan seseorang justru bisa semakin berkurang. menurut salah satu penelitian penggunaan ringmail yang dimulai sejak usia kecil secara efektif membuat tubuh menjadi lebih pendek sekitar 1 inchi atau lebih karena gangguan pertumbuhan tulang belakang yang terbebani.

Sebagai perbandingan tinggi rata-rata laki-laki di era romawi di kisaran 160-170 cm. pada situs Pompeii yang terkubur oleh letusan gunung berapi diketahui rata-rata pria di angka 166 cm, sedangkan di kota Herculaneum 169 cm. untuk perbandingan Julius Caesar yang hidup beberapa ratus tahun sebelum kota Pompeii terkubur memiliki tinggi 170 cm dan dikategorikan di atas rata-rata.
julius caesar statue
Julius Caesar 170 cm, Liu Bei 167 cm, Richard Lionheart (katanya) 193 cm, Tamerlane 173 cm, Nobunaga 166, Napoleon 169 cm, George Washington 188 cm

Penduduk eropa menikmati tinggi badan yang prima karena surplus pertanian ditambah dengan asupan protein dari produk olahan susu seperti keju dan hasil laut. hal ini terus berlangsung sampai dengan kehancuran Romawi atau awal medieval dimana tinggi orang eropa sudah mencapai 173 cm. lalu mengalami penurunan hingga 167 cm pada abad ke 17. tinggi badan baru kembali naik setelah abad ke 18 seiringan dengan perbaikan gizi dan ketersediaan pangan.

Untuk belahan dunia lain bisa dibagi ke dalam 2 bagian, apakah termasuk peradaban nomaden atau tidak. penduduk nomaden memiliki akses makanan tinggi protein seperti daging dan keju serta perut yang beradaptasi terhadap kandungan lactose dalam susu. tetapi mereka miskin hasil pertanian sehingga tumbuh kembangnya tidak optimal. rata-rata orang mongol terlihat kerdil bagi orang eropa, mereka diperkirakan memiliki tinggi sekitar 150-160 cm.

Bagi yang tidak nomaden seperti peradaban china memiliki kekayaan produk pertanian tetapi konsumsi daging terbatas sebab terhitung mewah. belum lagi mereka tidak mengkonsumsi susu karena tidak toleran terhadap kandungan lactose di dalamnya yang menyebabkan sakit perut atau diare. bisa diakali dengan pembuatan keju tetapi kurang digemari karena ketersediaan bahan makanan lain yang melimpah seperti kedelai yang diolah menjadi tahu.
the rock diet as hercules
Donat dan cemilan nggak boleh tapi menu ketatnya meliputi 1 kg ikan cod, 1/4 kg daging merah, 1/4 kg ayam, ubi 1/3 kg, kentang panggang 1/3 kg, 1 lusin telur dan tambahan sayuran per hari

Lalu bagaimana dengan cerita tentang orang barbar jaman dulu yang katanya tinggi-besar?

Tidak semua salah tapi sifatnya hanya kebetulan atau unik, tidak menggambarkan rata-rata. seperti di masa modern bisa ada seorang Yao Ming, Shaq O'Neil dan pemain NBA lainnya. tentu hal tersebut tidak mencerminkan tinggi penduduk modern. di masa lalu pun sama, biasanya bangsa barbar secara alamiah memilih yang paling kuat menjadi pemimpin. tentu pemimpin berada di depan pasukan sehingga kesannya mereka semua tinggi-besar.

Unik bagi beberapa bangsa barbar seperi Kelts atau Gallia, karena mereka sedang dalam peralihan dari masyarakat berburu menjadi bercocok-tanam/ penggembala, maka gizi mereka lumayan terpenuhi sehingga menghasilkan banyak penduduk yang perkembangan tingginya maksimal. karena itu bagi romawi yang kebanyakan vegetarian fisik orang barbar tampak jauh lebih besar.
archeological data on ancient people height
Data dari ilmu arkeologi tentang tinggi rata-rata orang jaman dulu yang ditemukan dalam penelitian

Mungkin yang paling menarik adalah tentang Macedonia yang bagi standar yunani kuno terbilang di bawah rata-rata. karenanya Alexander the Great (169 cm dianggap di atas rata-rata) dan pasukannya sering dibuat terpesona oleh lawan mereka yang menggelar prajurit pilihan dengan tinggi 180-190 cm. salah seorang raja dari india utara demikian tinggi sehingga disebutkan ketika datang menaiki gajah sekalipun tampak pantas/ wajar seperti halnya menaiki kuda.


Selasa, 31 Mei 2016

Katanya Orang Tua Jaman Dulu Panjang Umur dan Jarang Sakit

Kita sering mendengar pendapat bahwa orang jaman modern sekarang ini banyak terkena penyakit aneh-aneh yang tidak ada di jaman dulu. secara tidak langsung beberapa pihak menyalahkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menyediakan kebiasaan makan modern. bahkan sampai ada yang menyalahkan dokter karena dianggap mengada-ada soal diagnosa penyakit. tetapi tahukah anda bahwa hal tersebut sebenarnya keliru?

Beragam informasi kesehatan yang beredar selama ini menyajikan pemikiran bahwa manusia modern terkena berbagai macam penyakit karena jarang berolahraga, makan tidak sehat, terlalu banyak bahan pengawet dan terpapar oleh zat-zat kimia. mereka pada dasarnya coba membandingkan kebiasaan manusia modern dengan manusia jaman dulu yang mereka percaya lebih sehat.

Karena menurut orang tua kita sering ditanamkan pengetahuan kalau "orang jaman dulu umurnya panjang-panjang dan jarang sakit aneh-aneh". sedangkan orang modern malah sering terkena penyakit mematikan yang tidak bisa disembuhkan. seperti berbagai macam kanker, tumor, jantung koroner, dsb-nya.
asian elder
Mitos orang tua jaman dulu sehat-sehat turut dipopulerkan oleh film silat

Anggapan seperti di atas diterima secara luas selama bertahun-tahun. sampai beberapa tahun yang lalu para peneliti berkesempatan melakukan CT Scan terbaru pada mumi-mumi mesir yang sudah meninggal ribuan tahun lalu. mereka mendapatkan hal yang membuat dokter modern geleng-geleng kepala.

Pada mumi-mumi mesir tersebut terdapat tanda-tanda jelas yang dikenali oleh dokter forensik modern sebagai tanda -tanda penderita pengapuran pembuluh darah alias penyakit jantung koroner. padahal jelas mereka tidak makan Mcd*na*d, atau K*C. tidak juga makan makanan kaleng atau mie instant.

Mereka juga punya kebiasaan hidup yang jauh berbeda dari kita. semua serba manual, tidak ada yang wireless. tidak bisa duduk malas di sofa sambil pencet-pencet remot TV nonton film drama, main game online atau sibuk chatting dengan gadget masing-masing. tapi nyatanya mereka tetap terserang oleh penyakit yang sama dengan yang diderita oleh manusia modern.
mummy CT Scan
Mumi dari mesir dan berbagai daerah lain turut diperiksa

Padahal makan makanan tanpa rekayasa genetik, bahan natural tanpa pestisida sehingga sangat sehat menurut standar kita dan mereka jelas rajin berolahraga. untuk mesir konsumsi daging merah nya rendah, konsumsi minyak dari gorengan, lemak dan mentega juga rendah, praktisnya semua yang disarankan dihindari oleh ahli gizi dan dokter kesehatan mereka jalani dengan baik.

Tapi semakin banyak diteliti dengan spesimen mumi dari berbagai daerah lain ternyata masih ditemukan hal yang sama. disimpulkan bahwa banyak penyakit yang sebelumnya dipercaya sebagai penyakit abad ke 21 ternyata sudah menjangkiti manusia ribuan tahun yang lalu. tanpa fastfood, remot TV, gadget online, internet dan console game, penyakit-penyakit tersebut tetap saja eksis.

Lalu mengapa orang jaman dulu tidak mengetahuinya?

Karena pengetahuan dan kesadaran tentang penyakit serta ilmu medis belumlah tinggi. pada jaman dimana dokterpun memiliki pengetahuan yang terbatas tentang anatomi tubuh dan organ dalam sehingga merekapun masih meraba-raba dalam gelap tentang berbagai macam penyakit dan cara pengobatannya. oleh karena itu apabila ada yang meninggal tanpa sebab yang jelas, mereka hanya bisa menawarkan penjelasan "mati tua".

Padahal kalau saja diperiksa oleh ilmu kedokteran modern tentu diketahui sebab kematiannya. karena secara medis kematian pasti berhubungan dengan kerusakan organ baik karena kegagalan (sakit) natural atau karena gangguan penyakit. apakah karena si pasien menderita sakit jantung, diabetes, hipertensi atau kanker yang merupakan penyakit yang ternyata juga wajar ditemui pada masyarakat jaman dulu.
ancient egypt luxury home
Gambaran kehidupan ideal mesir kuno yang serba sehat, rekreasi di taman, udara segar, kolam renang

Faktor lainnya adalah karena jaman dulu seleksi alam begitu ketat. kondisi sanitasi yang buruk ditambah dengan metode pengobatan medis yang masih belum berkembang membuat tingginya tingkat kematian pada anak-anak. sehingga yang mampu selamat hingga usia dewasa hanyalah anak-anak yang memiliki kesehatan prima. juga secara bawaan memiliki bakat alamiah berupa resistensi yang baik terhadap bakteri dan penyakit.

Mereka juga jarang berusia panjang sehingga terkesan banyak yang tidak sakit. padahal hal tersebut disebabkan oleh banyaknya manusia dewasa yang meninggal karena sebab-sebab lain seperti perang, bencana kelaparan, banjir, atau kecelakaan baik yang sehubungan dengan pekerjaan, hewan jinak ataupun liar. hanya sedikit yang diakui meninggal karena sakit dan biasanya disebabkan oleh wabah seperti cacar, lepra atau bubonic plague.

Karena hal-hal di atas maka bisa terjadi diskusi aneh dimana seorang kakek menjawab ketika ditanya oleh cucunya, "Oh kakek 9 bersaudara dan hanya 1 yang mati karena penyakit. si A meninggal karena jatuh dari kuda, si B meninggal karena diterkam macan, si C salah makan jamur beracun, si D, E, F mati perang, hanya si G yang kena cacar lalu meninggal. sedangkan si H yang paling tua meninggal karena "mati tua". weleh-weleh....


Referensi :
http://www.livescience.com/14194-egyptian-mummy-heart-disease.html
http://news.nationalgeographic.com/news/2011/04/110415-ancient-egypt-mummies-princess-heart-disease-health-science/
https://www.washingtonpost.com/national/health-science/hardening-of-the-arteries-common-in-ancient-mummies/2013/03/10/0f164044-883f-11e2-9d71-f0feafdd1394_story.html

Jumat, 27 Mei 2016

Pewarna Merah Seharga Emas Dalam Sejarah

Sebelum abad pertengahan bangsa eropa sudah mengenal beragam pewarna yang berasal dari tanaman tetapi warna yang dihasilkan cenderung pucat dan mudah luntur. setelah beberapa kali pencucian atau terkena hujan, kain atau pakaian yang diberi warna akan mengalami banyak pemudaran. pakaian berwarna merah cabai misalnya akan terlihat seperti merah muda atau pink setelah dicuci.

Lalu datanglah Spanyol dengan pewarna carmine yang menghasilkan warna yang jauh lebih kereng, mencolok, ngejreng dan yang terpenting tahan lama. zat pewarna yang dihasilkan oleh carmine tidak mudah luncur ketika terkena air atau dicuci. keunggulan yang dimilikinya dibandingkan dengan pewarna biasa membuat harganya sangat mahal, apalagi terbuat dari bahan yang dirahasiakan oleh Spanyol sehingga harganya bisa setara emas.
pewarna cochineal dalam sejarah
Bubuk pewarna merah carmine dan bahan aslinya yakni cochineal

Walaupun mahal tetapi warna adalah salah satu media penunjuk status sosial tersendiri bagi pemakainya. pada saat itu warna pakaian yang jarang ada, unik ataupun langka akan membuat prestise pemakainya semakin tinggi. karena itu raja dan kaum bangsawan tetap membutuhkan pewarna carmine tersebut. bisnis pewarna tersebut sangat menjanjikan sehingga banyak yang mencoba mencuri rahasianya dari tangan Spanyol.

Mereka tahu kalau pewarna tersebut berasal dari dunia baru, tepatnya Amerika selatan. tetapi mereka dibuat kebingungan karena serpihan carmine yang mereka miliki sulit diidentifikasi. mereka bahkan tidak tahu apakah sedang mencari tanaman, bahan tambang atau serangga. pada masa tersebut bahkan dengan bantuan mikroskop sekalipun rahasia dari pewarna Spanyol masih terus diperdebatkan.

Selama 300 tahun tercatat hanya ada beberapa orang yang berhasil menemukan rahasianya tetapi tidak ada yang mampu memproduksi pewarna tersebut sesuai harapan. karena carmine ternyata dibuat dari bagian-bagian dari serangga yang bernama cochineal.
serangga cochineal
Serangga cochineal dengan zoom yang diperbesar, aslinya hanya sebesar ujung pensil

Sejenis serangga yang berukuran sangat kecil dan hidup dengan mengkonsumsi daun dari suatu jenis kaktus tertentu. walaupun kaktusnya bisa dipindahkan tetapi cochineal sangat rawan terhadap perbedaan iklim dan kelembaban sehingga sangat rapuh apabila dipindahkan ke luar dari lingkungan aslinya. serangga tersebut jelas tidak mampu bertahan hidup dalam pelayaran kapal antar samudera sehingga hanya produktif di wilayah aslinya yang tandus dan gersang.

Ketika ada yang berhasil membawa sejumlah besar cochineal hidup-hidup ke sebuah koloni inggris yang dirasa mirip, serangga tersebut ternyata gagal menghasilkan warna yang sama. hal tersebut diperparah dengan keengganan mereka untuk berkembang biak sehingga semua serangga tersebut musnah setelah satu atau dua generasi. padahal dibutuhkan setidaknya 70 ribu serangga cochineal untuk mencapai berat setengah kilogram.

Dari sekian puluh ribu serangga, hanya 10% dari bagian serangga yang menghasilkan zat pewarna. bisa dibayangkan berapa juta serangga cochineal yang dibutuhkan untuk membuat 1 kg pewarna carmine. oleh karena itu Spanyol terus menerus memiliki monopoli tunggal atas zat pewarna ini walaupun rahasianya sudah diungkap oleh beberapa negara tetangganya.
kaktus makanan serangga cochineal
Yang putih-putih adalah serangga cochineal, warna merahnya berasal dari sejenis zat asam dan bukan darah

Pewarna ini aslinya dimiliki oleh suku Aztec yang menggunakannya secara luas dalam kehidupan mereka. pewarna ini merupakan salah satu komoditas utama dari kebudayaan mereka. beberapa daerah bahkan membayar pajak dalam bentuk panen serangga cochineal. setelah kedatangan bangsa Spanyol budidaya secara besar-besaran dimulai di wilayah meksiko, peru dan sekitarnya. pewarna ini kemudian diperdagangkan secara luas dari Amerika, Eropa hingga India.

Demikian menguntungkan monopoli dari pewarna ini sehingga dianggap komoditas yang setingkat dengan coklat, perak dan juga emas. karena tidak ada bahan pengganti atau substitusi maka carmine menjadi sumber kekayaan kerajaan Spanyol selama ratusan tahun. hal ini membuat mereka bisa membuat Armada Laut yang terkenal. pada abad berikutnya kemunculan pewarna sintetik dan kemerdekaan Meksiko membuat produksi dan harga carmine merosot tajam.

Masuk ke masa modern mungkin anda berpikir kalau bahan pewarna yang terbuat dari serangga menjijikan adalah cerita sejarah kuno yang sudah tidak lagi relevan. tetapi sekarang ini penggunaan carmine justru kembali naik daun karena dinilai lebih bersahabat daripada pewarna berbahan dasar kimia yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker). karena itu mulai dari lipstik hingga makanan kembali menggunakan carmine sebagai pewarna andalan.
makanan dengan pewarna dari serangga
Ada yang mau nge bucks?

Mulai dari permen coklat, biskuit, kue, yoghurt, es krim, saus tomat, BBQ bahkan beberapa minuman populer ternyata mengandung ekstrak pewarna carmine. tentu jauh lebih menyehatkan daripada zat kimia penyebab kanker walaupun agak lebih jijik sedikit. setidaknya sekarang anda tahu di balik warna merah yang menawan pada makanan dan minuman kesukaan anda ada cerita tentang cochineal yang dahulu harganya setara dengan emas.


Jumat, 20 Mei 2016

Kebiasaan Tidur Jaman Dulu & Mimpi yang Begitu Nyata

Kebiasaan tidur manusia jaman dulu sangat berbeda dengan sekarang. walaupun sudah mengenal penerangan murah dari rushlight atau lampu minyak tetapi penerangannya masih terbatas. nyala apinya hanya cukup untuk kegiatan jarak dekat seperti membaca atau beberapa pekerjaan ringan di dalam ruangan.

Sumber cahaya dari api juga tidak praktis karena harus dijaga secara manual dan pantang ditinggal. sebab nyala apinya tidak stabil, bisa mati atau membesar secara tiba-tiba. lilin mahal sekalipun sumbunya harus terus dipotong agar tidak membesar seperti obor, tidak seperti lilin modern yang bisa ditinggal menyala dengan aman sampai habis. tingginya penggunaan kayu di jaman itu membuat nyala api dan kebakaran sebagai risiko yang terus menghantui.
desert castle on sunset
Desert Castle at Sunset, diambil dari http://pablo-palomeque.blogspot.co.id/

Setelah gelap hanya pandai besi yang bisa bekerja lembur karena api dari tungku pembakarannya dapat menerangi seluruh ruangan kerjanya. beberapa jenis kerajinan rumah tangga kecil-kecilan bisa dikerjakan dengan penerangan minimal tetapi untuk kebanyakan profesi lainnya seperti penenun, petani, peternak dan tentunya para buruh, tidak banyak banyak bisa dikerjakan. beberapa memilih untuk melakukan beberapa perbaikan kecil pada peralatan atau pakaian mereka sebisanya.

Bagi kebanyakan masyarakat waktu di sore hari dimanfaatkan untuk melepas lelah dan makan bersama keluarga. bagi yang masih lajang bisa berpergian ke warung sekitar untuk ngobrol atau mencari hiburan musik dan cerita. di beberapa tempat seperti penginapan atau balai kota tersedia penerangan yang lumayan memadai. tapi tentu hanya untuk yang berkepentingan.
medieval dinner
Penerangan dengan beberapa lampu minyak cukup terang untuk sosialisasi

Setelah matahari terbenam pada pukul 6 atau 7, kota dan desa sudah sepi karena penduduknya tertidur pulas. tetapi mereka tidak tidur terus sampai pagi tetapi terbangun menjelang tengah malam. proses ini natural karena jam biologis pada kebanyakan orang memaksa otak dan tubuh untuk terbangun setelah tidur pulas selama beberapa jam.

Lalu dengan penerangan yang seadanya di tengah malam mereka akan meluangkan waktu bonus tersebut untuk ngobrol atau bermain bersama keluarga. selanjutnya berdoa, pergi ke toilet dan tentunya mengisi perut yang lapar dengan kudapan ringan dan minuman. selama kurang lebih satu jam mereka terus terjaga sebelum kembali mengantuk dan tertidur karena hari masih gelap. tidur inilah yang disebut sebagai "second sleep" atau tidur kedua.

Oleh para ahli kebiasaan ini dinamakan segmented sleep. tidak seperti jaman modern kebiasaan tidur pada jaman dulu secara natural terbagi menjadi 2 periode. catatan para tokoh sejarah banyak menyebutkan mengenai hal ini dan tampak lumrah terjadi pada semua orang baik rakyat pedesaan ataupun kaum bangsawan dan para penguasa.
ruangan dengan lilin
Penerangan dengan lilin yang pada jaman dulu lumayan mahal dan tergolong mewah

Tidur pertama biasanya jauh lebih pulas dan tubuh sudah bugar ketika bangun tengah malam. sedangkan tidur kedua pada pukul 1 dini hari lebih kepada istirahat ringan seperti tidur siang. kebanyakan sudah terjaga satu atau dua jam sebelum matahari terbit dan menyibukkan diri dengan pekerjaan rumah. begitu hari mulai terang maka mereka bisa langsung bekerja.

Paruh tidak kedua juga menjelaskan mengapa orang jaman dulu lebih rentan terhadap mimpi karena otak sudah cukup beristirahat namun terpaksa tidur karena tidak ada yang bisa dikerjakan. tubuh tertidur tetapi pikiran tetap aktif dan karenanya mimpi mudah terjadi. bukan hanya yang biasa tetapi jauh lebih hidup, terasa nyata dan riil karena fungsi otak yang sudah aktif seutuhnya.

Karena itu orang jaman dulu suka mencoba menginterpretasikan mimpi karena terasa begitu nyata sehingga mudah diingat bahkan setelah lama terbangun sekalipun. mimpinya sendiri merupakan manifestasi umum karena kebutuhannya. yang lapar akan mimpi makan enak, yang ingin ketemu pasangan akan bertemu, yang ingin bertemu tuhan akan ketemu dan yang sedang sakit akan bermimpi buruk karena deraan rasa nyeri dari sakit.
dreaming in medieval age
Mimpi begitu luwes mengikuti alam bawah sadar seperti raja yang ingin memiliki istana akan bermimpi tentang istana

Setidaknya mimpi bisa menjadi hiburan visual bagi orang jaman dulu. kembali ke soal tidur, bagi orang modern tidur selama 8 jam mungkin dirasa cukup sedangkan orang jaman dulu terbiasa tidur selama 10 atau 11 jam. hal ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa manusia modern lebih gampang terkena penyakit dan stress. karena sebenarnya selama ribuan tahun manusia terbiasa selalu tidur jauh lebih lama daripada 8 jam.


Jumat, 13 Mei 2016

Mitos Abad Pertengahan Gelap Gulita Ketika Malam

Sering dibayangkan bahwa pada jaman dahulu sebelum penemuan lampu pijar gas atau penerangan murah bertenaga listrik, peradaban manusia dihantui oleh kegelapan setelah terbenamnya matahari. melihat dari arsitektur bangunan jaman dahulu kita sering bergidik membayangkan tinggal di dalam kastil yang megah dan besar, berlorong dan hampir gelap gulita karena hanya diterangi sedikit obor dan nyala lilin yang memberikan pencahayaan yang terbatas.
medieval monaster under natural lighting
Suasana pencahayaan sebuah bangunan medieval yang sekilas tampak minim cahaya

Tapi hal di atas hanyalah mitos, nyatanya peradaban jaman dulu sejak abad ke 14 memiliki sumber penerangan lainnya yang murah, tersedia luas dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. sumber pencahayaan tersebut digunakan orang penduduk desa di pedalaman sampai dengan kastil raja di ibukota yang penuh dengan penerangan.

Sumber penerangan ini bukan lilin ataupun lampu minyak yang sangat mahal bahkan dianggap barang mewah pada jamannya. pada waktu itu lampu minyak atau lilin hanya digunakan dalam keadaan darurat seperti ketika mahasiswa harus belajar semalam sebelum ujian. karena itu lumrah ditemukan catatan kuno tentang para mahasiwa pemalas yang baru mau belajar ketika sudah terdesak dan karenanya harus berhutang untuk membeli sebatang lilin.

Bukan lilin atau lampu minyak, sumber pencahayaan ini bernama rushlight. sejenis sumbu yang bekerja dengan prinsip seperti obor kecil. terbuat dari tanaman liar sejenis ilalang yang diambil intinya lalu dikeringkan. setelah kering dicelupkan ke dalam lemak binatang, minyak atau lemak lainnya sebagai bahan bakar. setelahnya bisa langsung dibakar dengan nyala api yang lebih besar sehingga lebih terang daripada lilin yang berharga jauh lebih mahal.
rush plant used for rushlight
Tanaman rush yang tumbuh liar seperti rumput ilalang dan mudah ditemui di pedesaan

Tanaman rush banyak ditemui tanpa perlu ditanam sehingga bisa didapatkan tanpa harus membeli. proses pembuatannya mudah sehingga penduduk baik di desa ataupun di kota banyak yang membuatnya sendiri. pedagang menjual rushlight dengan kualitas yang lebih baik dan memiliki kelebihan seperti rushlight dengan minim asap bakaran atau yang menghasilkan aroma wangi yang khas karena menggunakan wax lebah sebagai campuran.

Rushlight sepanjang 30 cm bisa memberikan penerangan selama 10 sd 15 menit. sumbu yang sepanjang 70 cm bisa menerangi hingga satu jam. kualitas dari terang-redup, kestabilan nyala api dan durasi lama pembakaran tergantung dari bahan campuran yang digunakan dan proses pembuatannya. karena itu biasanya warga kota lebih suka membeli produk dari toko spesialis karena relatif lebih teruji dan memiliki standar mutunya sendiri
rush light holder
Rushlight yang lebih terang daripada cahaya lilin dengan harga yang jauh lebih murah

Penelitian pada dinding ruangan kastil, kota besar dan pedesaan yang dihuni setelah abad ke 14 menemukan bukti mengenai keberadaan rushlight baik melalui bukti fisik seperti sisa-sisa ornamen gantungan rushlight yang diperkuat dengan catatan dan dokumen sejarah. gantungan khas rushlight juga ditemukan secara luas pada berbagai tempat dan lapisan sosial masyarakat, mengisyaratkan bahwa sumber pencahayaan itu dikenal dan digunakan secara luas.

Kehadiran sumber penerangan murah tersebut menggenjot kemampuan baca masyarakat baik di kota maupun pedesaan. para pelajar dan masyarakat yang sibuk bekerja di siang hari dan biasanya hanya bisa beristirahat di waktu malam sekarang tetap bisa beraktivitas setelah matahari terbenam. banyak yang belajar membaca dengan bantuan penerangan murah tersebut. hal ini mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan lompatan teknologi pada abad selanjutnya.
toko lilin, chandler
Pedagang yang memenuhi kebutuhan warga kota dengan rushlight dari berbagai kualitas dan harga

Sumber pencahayaan murah juga membuat waktu malam semakin produktif karena sektor industri kecil atau rumah tangga semakin memiliki kesempatan untuk berkembang karena bisa bekerja ekstra selama beberapa jam di waktu malam. cukup untuk menguatkan ekonomi masyarakat bawah dan menengah sehingga taraf kehidupan semakin tinggi dan mempersiapkan diri untuk menerima perubahan ekonomi, politik, dan teknologi yang lumrah terjadi pada masa kerajaan.
 
Uniknya tanaman rush hanya dikenal di beberapa wilayah eropa dan hanya sedikit dikenal di amerika ataupun wilayah lainnya. walaupun demikian barang sejenis rushlight dikenal di berbagai belahan dunia dengan popularitas yang berbeda-beda. di negara jajahan atau kolonial teknik pembuatan rushlight atau sumber tanamannya tidak ikut dibawa sehingga kemampuan baca tulis penduduknya tidak berkembang maksimal sebelum penemuan lampu pijar gas di abad berikutnya.


Minggu, 17 April 2016

Kebiasaan Mandi ala Raja, Ratu Kerajaan Kuno

Pada jaman Romawi peradaban manusia mulai mengenal kebiasaan mandi layaknya manusia modern. dengan frekuensi yang teratur, ketersediaan air hangat dan tempat yang higienis, pemandian Romawi sudah bisa dibilang layak bagi masyarakat modern sekalipun. bersamaan dengan meluasnya imperium ke seantero mediterania, maka semua peradaban yang bersinggungan dengannya mulai mengenal kebiasaan mandi Romawi yang dianggap paling maju di jamannya.
ruins of roman bath house
Pemandian Romawi menawarkan berbagai kolam besar berisi air dingin dan juga hangat

Tempat pemandian umum menjadi trend di seluruh wilayah kekuasaan Romawi. bangsa asing yang datang berkunjung selalu tertarik dengan rumah pemandian yang tampak megah, indah dan juga bersih. kemajuan peradaban Romawi tampak jelas ketika masuk ke dalam tempat pemandiannya yang seperti istana. bangsa lain, mulai dari sekutu hingga lawan begitu asyik mengimpor kebiasaan mandi tersebut karena dianggap menyenangkan dan memiliki banyak manfaat.

Selain dari faktor kesehatan mandi ala Romawi juga membawa kenikmatan tersendiri untuk melepas lelah dan penat setelah bekerja seharian. terutama pada iklim yang panas rumah pemandian menjadi sebuah sarana umum yang mampu memanjakan warga kota juga menjamu tamu asing. setelah merasakannya sendiri banyak peradaban lain yang membangun tempat pemandian mereka sendiri dan terus mempertahankannya setelah keruntuhan imperium Romawi.

Keruntuhan Romawi Barat membuat penduduk eropa mengurangi kebiasaan mandi karena rusaknya infrastruktur bangunan dan saluran air yang membuat rumah pemandian tidak berfungsi secara normal. banyaknya kerusakan disebabkan oleh kurangnya perawatan yang membutuhkan tenaga teknis dan pendanaan yang tidak lagi tersedia. hal ini membuat jaringan pipa air, fontain, aquaduct menjadi rusak terbengkalai.
rumah pemandian romawi
Tempat pemandian umum juga merupakan sarana rekreasi, kesehatan & olah raga

Tempat pemandian yang masih beroperasi terpaksa menggunakan air yang sama dalam jangka waktu yang lama. apabila sebelumnya air bersih terus mengalir menggantikan air lama yang sudah kotor, sekarang air terpaksa didiamkan dan dipakai berkali-kali. hanya ketika air tersebut sudah demikian kotor barulah diganti. hal ini terjadi karena ketiadaan jaringan pipa air yang berfungsi sehingga kolam harus dibersihkan secara manual dengan tenaga manusia.

Air kolam harus diganti oleh pekerja dengan gayung dan ember. mereka akan mengosongkan air dalam pemandian lalu membuangnya sebelum membawa air bersih dari sungai dan mengisinya kembali. hal ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk membayar tenaga pekerja sehingga bisa dimengerti mengapa air pada tempat pemandian menjadi jarang diganti. apalagi belum ada kesadaran tentang bahaya dari air yang kotor untuk keperluan mandi.

Pada waktu itu seseorang bisa saja berendam di kolam yang airnya sudah seminggu tidak diganti. ia praktis menggunakan air yang sama dengan yang digunakan untuk berendam oleh ratusan orang sebelumnya. memang air yang didiamkan belum tentu terlihat kotor padahal bisa menjadi sarang bagi beragam bibit penyakit serta bakteri berbahaya. penularan beragam penyakit bahkan wabah dapat terjadi dengan cepat melalui media air kotor tersebut.
pemandian turki
Pemandian di Turki yang berkembang mengikuti model romawi

Hal ini diperparah dengan penggunaan air hangat yang membuat bakteri serta jamur tumbuh semakin subur dan berkembang biak dengan cepat. akibatnya berbagai jenis penyakit menyebar dengan cepat di lingkungan sekitar rumah pemandian. hanya saja karena perbedaan daya tahan tubuh maka pola penyebarannya tidak begitu ketara, atau tidak semua jatuh sakit bersama-sama setelah mandi.

Oleh karena itu banyak yang tidak sadar kalau mereka terkena penyakit dari tempat pemandian yang mereka percaya menyehatkan. barulah kemudian para ahli kesehatan melalui observasi meyakini bahwa pemandian tidaklah baik bagi kesehatan. alasannya karena orang yang rutin mandi justru lebih sering terkena penyakit daripada yang jarang mandi. selain itu ada alasan lainnya, tempat pemandian ternyata sering digunakan sebagai tempat prostitusi terselubung.

Keberadaan pekerja seksual membuat tempat pemandian semakin dijauhi karena alasan moral selain dari masalah kesehatan. beberapa abad setelah terjadinya berbagai wabah yang diduga disebarkan oleh rumah pemandian, hampir semua tempat pemandian ala Romawi di Eropa berhenti beroperasi dan dibiarkan terbengkalai. rumah mandi ala Romawi kemudian dilupakan dan dianggap sebagai bagian dari masa lalu.

Lalu apakah penduduk Eropa kembali mandi ke sungai di awal abad pertengahan?
mandi era medieval
Cara mandi abad pertengahan dengan berendam di air hangat sambil menikmati kudapan dan minuman

Kebanyakan memang kembali ke sungai, tetapi tidak lama karena muncul tempat persinggahan atau penginapan yang menawarkan fasilitas mandi. bedanya sekarang tidak lagi menggunakan kolam umum tetapi bathtub personal yang terbuat dari kayu. masyarakat yang lelah dalam perjalanan bisa meluangkan waktu untuk berendam di bathtub air hangat. uniknya lagi ketika berendam mereka disuguhi makanan dan minuman layaknya sebuah restoran.

Ukuran bathtub yang lebih kecil dibandingkan dengan kolam pemandian membuat proses pergantian air menjadi lebih mudah dikerjakan dan masuk akal secara ekonomis. soal kebersihan pengunjung bisa memilih tempat yang betul-betul menjamin kebersihan airnya. bathtub sengaja dibiarkan kosong dan baru diisi dengan air hangat setelah ada customer yang ingin berendam. uniknya lagi tersedia ukuran besar sehingga pasangan suami istri dapat berendam dan makan bersama.

Walau kalangan menengah dan bawah sangat menikmati mandi, tetapi hingga era renaissance sekalipun para dokter kalangan atas masih tidak menganjurkan kebiasaan mandi bagi keluarga kerajaan. alasannya untuk mencegah gangguan kesehatan, sebuah pengetahuan yang sudah tertinggal ratusan tahun. mereka menyarankan untuk membersihkan diri dengan kain atau lap basah. untuk mengatasi bau badan karena tidak mandi maka digunakan minyak wangi pada air dan lap.

Washlap era renaissance ini membuat industri parfum berkembang pesat di Eropa, terutama Prancis karena adanya kebutuhan yang besar untuk mandi kering para pembesar sehari-hari.
french medieval perfume
Parfum pada awalnya dikenal sebagai Frecnh Toiletry alias alat mandi Prancis

Kebiasaan tidak mandi ini terjadi karena keluarga kerajaan sangat takut dengan penyakit yang memang pada saat itu bisa berakibat pada kematian mendadak. karena itu para pembesar dan terutama anggota kerajaan hampir semuanya tidak pernah mandi layaknya manusia modern. mereka sekedar washlap sekujur badan dengan sedikit air dan minyak wangi setiap hari.

Cara mandi ini berlangsung dari lahir hingga akhir hayat. seorang ratu Spanyol mengakui kalau ia hanya pernah mandi 2x seumur hidupnya. pertama ketika lahir dan dipermandikan, lalu sekali lagi sebelum pernikahannya. penguasa lainnya seperti ratu Inggris di era yang sama juga menuliskan bahwa ia hanya mandi sekali dalam setahun.

Kebiasaan mandi demikian jarang dan asing sehingga raja Prancis tercatat berkata bahwa "mandi" adalah pengalaman paling barbar yang pernah ia alami. berkaitan dengan hal ini para bangsawan dan petinggi kerajaan pun seperti biasa mengikuti kebiasaan jujungan mereka para raja-ratu sehingga sama-sama jarang mandi.

Tentu beda tempat beda juga kebiasaannya. bangsawan asal Russia misalnya selalu menjadi bahan gunjingan di eropa karena terbiasa mandi secara rutin setidaknya 1x dalam sebulan. hal ini membuat mereka diejek sebagai banci atau homo karena ketiadaan aroma bau badan dari tubuhnya. sebaliknya duta besar Russia dan bangsawan yang datang berkunjung ke eropa diam-diam menertawakan tuan rumah mereka karena begitu bau layaknya hewan liar.
napoleon in bath
Lukisan Napoleon yang sedang menikmati mandi berendam ala orang modern

Kebiasaan jarang mandi tersebut masih berlangsung hingga era Napoleon. tercatat sang Kaisar Prancis tersebut seringkali diingatkan oleh dokter pribadinya untuk mengurangi frekuensi mandi agar tidak mudah sakit. alasan lainnya karena para dokter percaya bahwa sering mandi dan berendam bisa mengakibatkan kegemukan. tetapi Napoleon sangat suka mandi dan tidak takut dengan nasihat para dokternya yang ia anggap kolot.

Napoleon dikabarkan begitu menyukai mandi sehingga istrinya merasa terganggu sebab bau badan sang Kaisar harum layaknya wanita. sedangkan istrinya yang ningrat masih mengikuti nasihat dokter sehingga jarang mandi dan memiliki aroma yang lebih kuat daripada sang suami. tercatat bahwa istri Napoleon memintanya untuk tidak langsung mandi bahkan setelah pulang dari perang yang bisa berminggu-minggu tanpa kesempatan membersihkan diri.

Bisa dibayangkan baunya seperti apa tetapi kebiasaan pada masa tersebut memang demikian. mungkin hal ini juga yang membuat Napoleon kurang beruntung dalam hal hubungan dengan lawan jenis, karena ia suka mandi dan lebih bersih daripada kaum wanita yang membuatnya dinilai kurang jantan daripada pria lainnya yang memiliki bau badan yang "semerbak".


Link-link referensi dalam bahasa Inggris :